Selasa, 28 Mei 2013

KELAINAN KELENJAR MINYAK

 
Jerawat 
Lipedema 


Jerawat

Jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul beruntus-beruntus dan abses (kantong nanah) yang meradang dan terinfeksi.

PENYEBAB
Jerawat paling sering menyerang remaja, tetapi bisa terjadi pada semua usia.
Keadaan ini biasanya mulai timbul pada masa pubertas dan bisa berlanjut selama bertahun-tahun.

Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar sebasea (kelenjar penghasil minyak) di kulit.
Perubahan hormonal lainnya yang juga bisa memicu timbulnya jerawat terjadi pada masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB atau stres.

Jerawat seringkali memburuk pada musim dingin dan membaik pada musim panas, mungkin disebabkan oleh efek sinar matahari yang menguntungkan.
Makanan hanya sedikit berperngaruh atau sama sekali tidak berpengaruh terhadap timbulnya jerawat, meskipun beberapa penderita beranggapan bahwa mereka peka terhadap makanan tertentu.

Selama masa pubertas, kelenjar sebasea menjadi lebik aktif dan menghasilkan minyak yang berlebihan.
Minyak yang mengering, kulit yang mengelupas dan bakteri berkumpul dalam pori-pori kulit dan membentuk komedo. Komedo menyebabkan tersumbatnya aliran minyak dari selubung akar rambut (folikel) ke pori-pori.
Jika penyumbatannya parsial, akan timbul bintil hitam; jika penyumbatannya total, akan timbul bintil putih.

Bakteri tumbuh di dalam pori-pori yang tersumbat dan menguraikan beberapa lemak di dalam minyak yang menyebabkan iritasi kulit.
Jerawat merupakan bintil hitam dan bintil putih yang mengalami iritasi.
Jika infeksi dan iritasi pada jerawat semakin memburuk, bisa terbentuk abses.

Jika terdapat komedo, jerawat dan pustula (lepuhan berisi nanah) tanpa disertai abses, maka disebut jerawat superfisial.
Jika jerawat yang meradang menyusup ke dalam jaringan kulit di bawahnya dan timbul kista berisi nanah yang bisa pecah dan berkembang menjadi abses yang lebih besar, maka disebut jerawat dalam.

GEJALA
Jerawat biasanya muncul di wajah dan bahu, tetapi bisa menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai.

Pada jerawat dalam infeksi bisa menyebar dan menyebabkan terbentuknya daerah peradangan yang lebih luas dan menonjol, kista yang berisi nanah dan abses; yang kesemuanya bisa pecah dan meninggalkan jaringan parut.

Jerawat superfisial biasanya tidak meninggalkan jaringan parut.
Menekan atau mencoba memecahkan bisa memperburuk jerawat superfisial karena meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi, peradangan dan pembentukan jaringan parut.



Read more.....

Lipedema

Lipedema adalah pengumpulan lemak yang abnormal dibawah kulit, paling sering pada bagian bawah tungkai, yaitu diantara betis dan pergelangan kaki.

Walaupun tampak menyerupai limfedema, tetapi keduanya merupakan penyakit yang berbeda.

PENYEBAB
Lipedema lebih sering terjadi pada wanita dan merupakan kelainan bawaan.

GEJALA
Bisa mengenai kedua tungkai.
Tungkai bagian bawah dan pergelangan kaki kehilangan konturnya yang normal, tetapi pembengkakan hanya sebatas pada tulang pergelangan kaki dan tidak mengenai kaki.

Tungkai tampak membengkak dan bisa timbul nyeri.
Penekanan pada tungkai dengan jari tangan tidak meninggalkan lekukan.

Kulit tungkai tampak normal tetapi teraba lunak, mungkin karena menumpuknya lemak dibawah kulit.
http://ngeklik.com/?id=2mes25

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar