http://ngeklik.com/?id=2mes25

























GOOD JOBs



GOOD JOBs







Cara Cepat Hamil
















Rabu, 29 Mei 2013


Psoriasis ialah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang, penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik.

Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari, (bahkan bisa terjadi lebih cepat) pergantian sel kulit yang banyak dan menebal.

Sampai saat ini penyakit Psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit Psoriasis.

   1. Eritrodermis Psoriasis

      Tipe psoriasis ini sangat berbahaya, seluruh kulit penderita menjadi merah matang dan bersisik, fungsi perlindungan kulit hilang, sehingga penderita mudah terkena infeksi.

   2. Psoriatik Arthritis
      Timbul dengan peradangan sendi, sehingga sendi terasa nyeri, membengkak dan kaku, sama persis seperti gejala rematik. Pada tahap ini, penderita harus segera ditolong agar sendi-sendinya tidak sampai terjadi kropos

   3. Psoriasis Guttate

      Psoriasis Guttate (GUH-tate) adalah salah satu bentuk dari psoriasis yang mulai timbul sejak waktu anak-anak atau remaja. kata guttate berasal dari bahasa Latin yang berarti “jatuh”.(drop). Bentuk psoriasis ini menyerupai bintik-bintik merah kecil di kulit. bercak (lesions) guttate biasanya timbul pada badan dan kaki. Bintik-bintik ini biasanya tidak setebal atau bersisik seperti bercak-bercak (lesions) pada psoriasis plak.

   4. Psoriasis Inverse

      Inverse psoriasis ditemukan pada ketiak, pangkal paha, dibawah payudara, dan di lipatan-lipatan kulit di sekitar kemaluan dan panggul Tipe psoriasis ini pertama kali tampak sebagai bercak (lesions) yang sangat merah dan biasanya lack the scale associated dengan psoriasis plak. Bercak itu bisa tampak licin dan bersinar. Psoriasis Inverse sangat (particularly irritating) menganggu karena iritasi yang disebabkan gosokan/garukan dan keringat karena lokasinya di lipatan-lipatan kulit dan daerah sensitif tender). terutama sangat mengganggu bagi penderita yang gemuk dan yang mempunyai lipatan kulit yang dalam.

   5. Psoriasis Kuku

      menyerang dan merusak kuku dibagian bawah kuku tumbuh banyak sisik seperti serbuk, jenis ini termasuk yang sulit/bandel untuk disembuhkan bagi penderita.

   6. Psoriasis Plak

      Hampir 80% dari penderita psoriasis adalah tipe Psoriasis plak yang secara ilmiah sisebut juga psoriasis vulgaris (yang berarti umum). Tipe plak ini bersifat meradang pada kulit menimbulkan bercah merah yang dilapisi dengan kulit yang tumbuh berwarna keperakan yang umum nya akan terlihat pada sekitar alis,lutut, kepala (seperti ketombe), siku juga bagian belakang tubuh sekitar panggul serta akan meluas kebagian-bagian kulit lainnya.

   7. Psoriasis Pustular

      Kasus Psoriasis Pustular (PUHS-choo-ler) terutama banyak ditemui pada orang dewasa. Karakteristik dari penderita PUHS-choo-ler ini adalah timbulnya Pustules putih (blisters of noninfectious pus) yang dikelilingi oleh kulit merah. Pus ini meliputi kumpulan dari sel darah putih yang bukan merupakan suatu infeksi dan juga tidak menular. Bentuk psioriasis yang pada umumnya tidak biasa ini mempengaruhi lebih sedikit dari 5 % dari seluruh penderita psoriasis. Psoriasis ini, bisa terkumpul dalam daerah tertentu pada tubuh, contohnya, pada tangan dan kaki. Psoriasis Pustular juga dapat ditemukan menutupi hampir seluruh tubuh, dengan kecenderungan membentuk suatu siklus - reddening (membuat kulit merah??) yang diikuti oleh pembentukan pustules dan scaling.

   8. Psoriasis Scalp

      Psoriasis tipe ini tampak pada batas rambut, kepala (seperti ketombe), kening, sekitar leher juga dibelakang telinga, berupa seperti sisik kulit atau serbuk

http://ngeklik.com/?id=2mes25

Pitiriasis Rosea

Pitiriasis Rosea adalah suatu penyakit ringan yang menyebabkan peradangan kulit disertai pembentukan sisik berwarna kemerahan.

Bisa terjadi pada berbagai usia tetapi paling sering timbul pada dewasa muda.
Biasanya muncul selama musim semi dan musim dingin.


PENYEBAB
Diduga penyebabnya adalah sejenis virus.

GEJALA
Suatu serangan biasanya berlangsung selama 4-8 minggu.

Biasanya pitiriasis rosea berawal sebagai suatu bercak tunggal dengan ukuran yang lebih besar, yang disebut herald patch atau mother patch.
Beberapa hari kemudian akan muncul bercak lainnya yang lebih kecil.
Bercak sekunder ini paling banyak ditemukan di batang tubuh, terutama di sepanjang tulang belakang.

Ruam memiliki batas yang tegas, bisa menyebar, kelainan kulitnya tampak seperti sisik yang tengahnya lepas tetapi pinggirannya menempel.
Kulit tampak merah dan meradang, disertai gatal-gatal yang sifarnya ringan sampai berat.
Daerah berbentuk bulat atau oval ini biasanya timbul di batang tubuh.

Bisa timbul kelelahan, sakit kepala dan kadang rasa gatal yang sangat mengganggu.




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Biasanya tanpa pengobatan, ruam akan menghilang dalam waktu 4-5 minggu, meskipun kadang bisa menetap sampai 2 bulan atau lebih.

Sinar matahari buatan maupun sinar matahari alami bisa meredakan pitiriasis lebih cepat dan mengurangi rasa gatal.

Krim yang mengandung mentol bisa mengurangi gatal.

Meskipun jarang, bisa diberikan corticosteroid per-oral (melalui mulut) untuk gatal-gatal yang hebat.

Untuk mengurangi gatal bisa diberikan antihistamin per-oral.


http://ngeklik.com/?id=2mes25

Liken Planus

Liken Planus merupakan penyakit gatal yang kambuhan, dimulai sebagai ruam dari benjolan kecil yang menyebar, yang kemudian menyatu membentuk plak yang bersisik dan kasar (bercak menonjol).

Sekitar 50% penderita liken planus juga memiliki luka terbuka di mulutnya.

PENYEBAB
Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya berhubungan dengan reaksi alergi atau reaksi kekebalan.

Penyakit ini timbul setelah pemaparan alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) yang kuat, seperti obat-obatan, zat warna dan zat kimia lainnya.
Gejala-gejalanya meningkat pada saat penderita mengalami stres emosional, kemungkinan karena adanya perubahan sistem kekebalan selama terjadinya stres.

Liken planus biasanya terjadi pada usia separuh baya, jarang menyerang anak-anak.
Serangan pertama bisa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan, membaik lalu kambuh kembali selama bertahn-tahun.

Obat atau zat kimia yang berhubungan dengan terjadinya liken planus adalah:
# Senyawa emas (yang digunakan untuk mengobati artritis)
# Antibiotik
# Arsen
# Yodium
# Obat malaria (klorokin, kuinakrin, kuinidin)
# Antimon
# Fenotiazin
# Diuretik (klorotiazid).

GEJALA
Episode pertama bisa dimulai secara bertahap atau secara mendadak dan menetap selama beberapa minggu atau beberapa bulan.
Biasanya menghilang dengan sendirinya, tetapi bercak-bercak seringkali kambuh lagi dan bisa berulang selama beberapa tahun.
Ruam hampir selalu menyebabkan gatal, kadang sangat berat.

Benjolan biasanya berwarna ungu dan memiliki pinggiran yang bersiku-siku.
Jika sinar dari samping diarahkan kepada benjolan ini, akan timbul kemilau yang khas.
Jika digaruk atau terjadi cedera kulit yang ringan, bisa timbul benjolan yang baru.
Setelah ruam membaik, kadang meninggalkan pewarnaan gelap di kulit.

Biasanya ruam menyebar secara simetris, paling sering di mulut, batang tubuh, pergelangan tangan sebelah dalam, tungkai, ujung penis dan vagina. Wajah jarang terkena.
Ruam di tungkai, biasanya lebar dan bersisik.
Ruam kadang menyebabkan bercak kebotakan di kulit kepala.




Luka terbuka di mulut biasanya berwarna putih kebiruan dan membentuk garis.
Luka ini sering timbul sebelum munculnya ruam kulit.
Biasanya tidak menimbulkan nyeri, kecuali bila lukanya sangat dalam.




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan pola dari kekambuhan penyakit ini.

Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit.

PENGOBATAN
Obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab liken planus harus dihindari.

Antihistamin (misalnya diphenhydramine, hydroxizin atau chlorpheniramine) bisa diberikan untuk mengatasi gatal-gatal.

Corticosteroid bisa disuntikkan kedalam benjolan, dioleskan ke kulit atau diberikan per-oral (melalui mulut), kadang disertai obat lain seperti tretinoin.

Untuk luka mulut yang terasa nyeri bisa diberikan obat kumur yang mengandung lidocain, digunakan sebelum makan.

http://ngeklik.com/?id=2mes25

Dermatitis Eksfoliatif Generalisata

Dermatitis Eksfoliatif Generalisata adalah peradangan hebat yang mengenai seluruh permukaan kulit dan menyebabkan kemerahan dan pembentukan sisik yang berat.

PENYEBAB
Bisa disebabkan oleh obat-obat tertentu:
# Penicillin
# Sulfonamid
# Isoniazid
# Phenitoin
# Barbiturat.

Bisa juga merupakan komplikasi dari penyakit kulit lainnya, seperti:
- Dermatitis atopik
- Psoriasis
- Dermatitis kontak.

Limfoma tertentu juga bisa menyebabkan dermatitis eksfoliatif generalisata.

GEJALA
Dermatitis eksfoliatif bisa dimulai secara tiba-tiba maupun secara mendadak.

Seluruh permukaan kulit menjadi merah, bersisik, menebal dan kadang membentuk keropeng.

Beberapa penderita merasakan gatal-gatal dan kelenjar getah beningnya membesar.

Penderita mengalami demam, tetapi mereka merasakan kedinginan karena begitu banyak panas yang hilang melalui kulit yang rusak.
Sejumlah besar cairan dan protein bisa meresap melalui kulit dan kulit yang rusak merupakan penghalang infeksi yang buruk.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

PENGOBATAN
Diagnosis dini dan pengobatan penting untuk mencegah infeksi dan hilangnya cairan dan protein.

Obat-obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab dermatitis eksfoliatif generalisata dihindari.
Jika penyebabnya limfoma, harus segera diobati.

Penderita dermatitis eksfoliatif yang berat harus dirawat dan mendapatkan antibiotik (untuk infeksi), cairan intravena (untuk menggantikan cairan yang hilang melalui kulit) dan tambahan makanan.
Perawatan berupa obat-obatan dan selimut hangat untuk mengendalikan suhu tubuh.
Untuk melindungi kulit dioleskan jeli minyak.

Jika pengobatan lainnya gagal, bisa diberikan corticosteroid (misalnya prednisone) per-oral atau intravena.

http://ngeklik.com/?id=2mes25

Dermatitis Stasis

Dermatitis Stasis adalah suatu peradangan menahun (berupa kemerahan, pembentukan sisik dan pembengkakan) pada tungkai bawah yang teraba hangat, yang sering meninggalkan bekas berupa kulit yang berwarna coklat gelap.

PENYEBAB
Dermatitis stasis merupakan akibat dari penimbunan darah dan cairan di bawah kulit, sehingga cenderung terjadi pada penderita vena varikosa (varises) dan pembengkakan (edema).

GEJALA
Dermatitis stasis biasanya timbul di pergelangan kaki.

Pada awalnya kulit menjadi merah dan sedikit bersisik.
Setelah beberapa minggu atau beberapa bulan, warna kulit berubah menjadi coklat gelap.

Pengumpulan darah dibawah kulit yang terjadi sebelumnya sering tidak dihiraukan, sehingga terjadi pembengkakan dan kemungkinan infeksi, yang akhirnya menyebabkan kerusakan kulit yang berat (ulserasi).



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Pengobatan jangka panjang bertujuan mengurangi kemungkinan penimbunan darah di dalam vena di sekitar pergelangan kaki.
Mengangkat kaki dalam posisi yang lebih tinggi dari dada akan menghentikan penimbunan darah di dalam vena dan penimbunan cairan di dalam kulit.

Menggunakan stoking penyangga yang tepat bisa membantu mencegah kerusakan kulit yang serius dengan cara mencegah penimbunan cairan di tungkai yang lebih bawah.
Biasanya tidak diperlukan pengobatan tambahan.

Untuk dermatitis yang aktif, kompres yang menyejukkan (misalnya bantalan yang direndam dalam air ledeng), bisa membuat kulit terasa lebih baik dan bisa membantu mencegah infeksi.
Jika keadaannya memburuk, bisa digunakan perban yang lebih menyerap.
Bisa juga diberikan krim kortikosteroid yang sering dikombinasikan dengan pasta seng oksida.

Antibiotik diberikan hanya jika kulit telah terinfeksi.

Kadang diambil kulit dari bagian tubuh lainnya untuk dicangkokkan guna menutupi luka terbuka yang sangat lebar.

Beberapa penderita mungkin memerlukan sepatu Unna, yaitu suatu alat yang menyerupai pembalut gips yang berisi pasta gelatin yang mengandung seng.
Sepatu ini membantu melindungi kulit dari iritasi dan pasta membantu menyembuhkan kulit.
Jika penderita merasa tidak nyaman mengenakan sepatu ini, pasta yang sama bisa digunakan dibawah balutan penyangga elastik.

Pada dermatitis stasis, kulit mudah teriritasi; karena itu sebaiknya penderita menghindari pemakaian krim antibiotik, krim anestetik, alkohol, lanolin atau bahan kimia lainnya sebab bisa memperburuk keadaan.

http://ngeklik.com/?id=2mes25

Selasa, 28 Mei 2013

Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis)

Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis) adalah suatu peradangan menahun pada lapisan kulit paling atas yang menimbulkan rasa gatal.
Penyakit ini menyebabkan bercak-bercak penebalan kulit yang kering, bersisik dan berwarna lebihi gelap, dengan bentuk lonjong atau tidak beraturan.



PENYEBAB
Liken simpleks kronis bisa terjadi sebagai akibat sesuatu (misalnya baju)
yang bersentuhan dengan kulit atau mengiritasi kulit sehingga seseorang menggaruk-garuk daerah tersebut.
Sebagai akibat dari iritasi menahun akan terjad penebalan kulit. Kulit yang menebal ini menimbulkan rasa gatal sehingga merangsang penggarukan yang akan semakin mempertebal kulit.
Penyakit ini menimbulkan warna kecoklatan pada daerah yang terkena.

# Penyakit ini biasanya berhubungan dengan: Dermatitis atopik
# Psoriasis
# Kecemasan, depresi ataupun gangguan psikis lainnya.

Lebih banyak ditemukan pada wanita dan biasanya timbul pada usia 20-50 tahun.

GEJALA
Liken simpleks kronis bisa timbul di setiap bagian tubuh, termasuk anus (pruritus ani) dan vagina (pruritus vulva).

Pada stadium awal, kulit tampak normal tetapi terasa gatal.
Selanjutnya timbul bercak-bercak bersisik, kering dan berwarna lebih gelap sebagai akibat dari penggarukan dan penggosokan.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Untuk mengendalikan rasa gatal diberikan antihistamin per-oral dan krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang terkena.
Bisa juga diberikan suntikan corticosteroid di bawah kulit.
Obat lainnya untuk mengendalikan rasa gatal adalah hydroxizin atau doxepin.

Jika neurodermatitis timbul di sekeliling anus atau vagina, maka pengobatan terbaik adalah krim corticosteroid.
Untuk melindungi daerah yang terkena, diatas krim bisa dioleskan seng oksida.

Untuk mengurangi stres bisa diberikan obat penenang atau anti-depresi.

http://ngeklik.com/?id=2mes25

Drug Rashes

Drug Rashes adalah ruam-ruam kulit yang merupakan efek samping dari obat-obatan.

Obat-obatan bisa menyebabkan hampir setiap jenis ruam, tetapi ruam akibat obat-obatan yang paling penting adalah:
# Kaligata (urtikaria)
# Nekrolisis epidermal toksika
# Eritema multiformis
# Sindroma Stevens-Johnson
# Eritema nodosum.

PENYEBAB
Obat-obatan menyebabkan timbulnya ruam melalui beberapa cara:

   1. Reaksi alergi.
      Setelah minum obat tertentu untuk pertama kalinya, seseorang bisa mengalami sensitisasi (menjadi peka). Pemakaian berikutnya bisa memicu terjadinya suatu reaksi alergi.
      Biasanya dalam beberapa menit (kadang sampati beberapa jam atau beberapa hari kemudian), timbul ruam-ruam di kulit.
      Gejala alergi lainnya yang bisa timbul bersamaan dengan munculnya ruam di kulit adalah hidung meler, mata berair atau suatu serangan asma.

   2. Secara langsung.
      Obat-obatan juga bisa menyebabkan timbulnya ruam kulit secara langsung, tanpa melalui suatu reaksi alergi.
      Contohnya:
      - kortikosteroid bisa menyebabkan timbulnya jerawat dan menyebabkan penipisan kulit
      - antikoagulan bisa menyebabkan memar-memar jika darah meresap ke bawah kulit.

   3. Fotosensitivitas.
      Obat-obat tertentu menyebabkan kulit sangat peka terhadap efek sinar matahari.
      Obat-obat tersebut adalah:
      - obat anti-psikosa
      - tetrasiklin
      - antibiotik yang mengandung sulfa
      - klorotiazid
      - beberapa pemanis buatan.
      Pada saat obat diminum tidak langsung timbul ruam di kulit, tetapi jika terpapar oleh sinar matahari akan muncul daerah kemerahan atau abu-biru di kulit yang kadang terasa gatal.


GEJALA
Gejala drug rashes beratnya bervariasi, mulai dari kemerahan yang ringan di daerah kulit tertentu disertai beruntus-beruntus kecil, sampai kepada pengelupasan seluruh kulit.


Ruam bisa timbul segera setelah penderita minum obat tertentu (misalnya kaligata bisa terjadi setelah minum penisilin) atau baru muncul beberapa jam bahkan beberapa hari kemudian.

Kadang ruam baru timbul beberapa tahun kemudian.
Arsen bisa menyebabkan pengelupasan dan perubahan warna kulit, bahkan menyebabkan keganasan beberapa tahun setelah diminum.

Ruam kulit yang bisa disebabkan oleh obat-obatan


Ruam kulit
Uraian
Contoh obat yg dapat menyebabkan ruam kulit
Fixed drug eruption
Ruam berwarna merah gelap atau ungu, yg kembali muncul pada titik yg sama setiap kali obat yg sama diminum
Ruam paling sering ditemukan di mulut atau alat kelamin
- Antibiotik (tetrasiklin & antibiotik yg mengandung sulfa)
-Fenolftalein (digunakan pada beberapa pencahar)
Purpura
- Bintik-bintik keunguan di kulit
-  Paling sering ditemukan di tungkai
-  Diuretik
-  Beberapa antikoagulan
Jerawat
Jerawat kecil & bintik-bintikmerah tersebar, terutama di wajah, bahu & dada bagian atas
-  Kortikosteroid
- Yodium
-  Bromida
-  Fenitoin
-  Steroid anabolik
Kaligata
Bentol-bentol berwarna merah & putih, menandakan suatu reaksi alergi
-  Penisilin
- Aspirin
-  Pewarna tertentu yg digunakan dalam pembuatan obat
Morbiliformis atau ruam makulopapular
Ruam mendatar berwarna merah, kadang juga disertai bentol-bentol atau jerawat kecil, menyerupai campak
Hampir semua obat, terutama barbiturat, ampisilin, golongan sulfa, antibiotik lainnya
Sindroma Steven-Johnson atau ruam yg tidak terlalu berat yg menyerang selaput lendir
Lepuhan-lepuhan kecil atau ruam seperti kaligata pada selaput mulut atau vagina atau ujung penis
Penisilin
Antibiotik yg mengandung sulfa
Barbiturat
Beberapa obat untuk tekanan darah tinggi & kencing manis
Dermatitis eksfoliativa
Kulit di seluruh tubuh menebal, berwarna merah & bersisik
Penisilin
-  Antibiotik yg mengandung sulfa


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Kebanyakan reaksi obat menghilang bila pemakaian obat penyebab timbulnya ruam kulit dihentikan.

Untuk meringankan gatal dan kulit kering bisa diberikan salep corticosteroid.

Kebanyakan kasus kaligata akan segera mereda tanpa pengobatan, tetapi bila perlu bisa diberikan antihistamin atau corticosteroid per-oral (melalui mulut).
Jika kelainan kulit yang terjadi sangat serius, diberikan suntikan epinephrine atau corticosteroid.

http://ngeklik.com/?id=2mes25