http://ngeklik.com/?id=2mes25

























GOOD JOBs



GOOD JOBs







Cara Cepat Hamil
















Selasa, 30 Oktober 2012

Penyakit Kuku


Paronikia 
Onikomikosis (Onychomycosis) 
Tumor Pada Kuku 
Kelainan Bentuk dan Perubahan Warna Kuku 
Trauma Pada Kuku 
 Infeksi Pada Kuku 
Paronychia Kronis 
Sindrom Kuku Hijau 
Verruca Vulgaris Pada Kuku 
Kuku Jari Kaki Yang Tumbuh ke Dalam 




Paronikia

Paronikia adalah infeksi pada kulit di sekitar kuku jari tangan atau kuku jari kaki.

Paronychia biasanya akut, tetapi kasus kronis bisa terjadi. Pada paronychia akut, bakteri (biasanya staphylococcus aureus atau streptococci) masuk melalui robekan pada kulit diakibatkan dari bintil kuku, trauma pada lapisan kuku (lapisan pada kulit keras yang tumpang tindih disisi kuku), hilangnya kutikula, atau iritasi kronis (seperti dari air dan detergent). Paronychia lebih umum pada orang yang menggigit atau menghisap jari-jari mereka. Pada kaki, infeksi seringkali mulai pada jari kaki yang tumbuh ke dalam.

Paronychia terjadi sepanjang garis tepi kuku (samping dan dasar lapisan kuku). Lebih dari berjalannya jam sampai hari, orang dengan paronychia mengalami rasa sakit, kehangatan, kemerahan, dan pembengkakan. Nanah biasanya terkumpul dibawah kulit sepanjang garis tepi kuku dan kadangkala di bawah kuku. Jarang, terutama pada orang yang memiliki diabetes atau gangguan lainnya yang menyebabkan minimnya sirkulasi, infeksi masuk kedalam jari tangan atau kaki dan bisa mengancam jari tangan atau, kasus ekstrem, tungkai dan lengan.

PENYEBAB

Biasanya penyebabnya adalah bakteri stafilokokus atau jamur.

GEJALA

Kulit tampak merah dan membengkak, bisa disertai lepuhan-lepuhan yang berisi nanah (terutama jika penyebabnya adalah bakteri).

Kuku memiliki ruang yang terbatas, karena itu infeksi cenderung menimbulkan nyeri.

Kuku bisa mengalami perubahan warna, bentuk atau terlepas dari bantalannya.



DIAGNOSA

Dokter membuat diagnosa dengan meneliti jari tangan atau kaki yang terinfeksi. Dalam tahap awal, paronychia kemungkinan diobati dengan antibiotik melauli mulut (seperti dicloxacillin, cephalexin, atau clindamycin) dan sering berendam air panas untuk meningkatkan aliran darah. jika nanah terkumpul, harus dikeringkan. Dokter memati rasakan jari tangan atau kaki dengan anestesi local (seperti lidocaine) dan mengangkat lapisan jari dengan alat. Memotong kulit yang biasanya tidak diperlukan. Kain kasa tipis dimasukkan untuk 24 sampai 487 jam untuk membiatkan daerah tersebut kering.

PENGOBATAN

Kompres hangat atau merendam kuku dalam air hangat, membantu meringankan nyeri dan pengeluaran nanah.

Perendaman dalam air hangat juga meningkatkan peredaran darah sehingga membantu melawan infeksi.

Kadang nanah harus dikeluarkan dengan membuat sayatan pisau bedah pada kantung nanah (abses).

Jika terjadi penyebaran infeksi, diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut).

Jika penyebabnya adalah jamur, setelah nanah dikeluarkan, diberikan krim anti-jamur yang mengandung ketoconazole, ciclopirox atau miconazole dan direndam dalam air hangat.

Jika infeksinya berat, diberikan obat anti-jamur per-oral.

PENCEGAHAN

Rawatlah dengan baik kuku dan kulit di sekitarnya.

Jangan mengigit atau mencabut kuku.

Lindungi kuku dari deterjen dan zat-zat kimia dengan mengenakan sarung tangan karet atau plastik. 

Onikomikosis (Onychomycosis)

PENYEBAB

Sekitar 10% orang yang mengalami onychomycosis, yang mana sering sekali mempengaruhi jari kaki dibandingakn dengan jari tangan. Jamur bisa diperoleh melaui hubungan dengan orang yang terinfeksi atau berhubungan dengan permukaan seperti lantai kamar mandi dimana jamur tersebut ada. Jamur biasanya terjadi sebagai bagian pada infeksi yang disebut kaki atlet. Orang yang lebih tua, orang yang menderita diabetes, dan orang yang sedikit sirkulasi pada kakinya yang terutama mudah terinfeksi janur.

GEJALA

Kuku yang terinfeksi memiliki bentuk yang tidak normal tetapi tidak gatal atau terasa sakit sekali. Infeksi ringan hanya memberikan sedikit gejala atau bahkan tidak menimbulkan gejala.

Pada infeksi yang lebih berat, kuku tampak keputihan, menebal dan terlepas dari dasar kuku.

Biasanya sisa-sisa peradangan terkumpul dibawah ujung kuku.

DIAGNOSA

Seorang dokter biasanya membuat diagnosa berdasarkan penampakan pada kuku. Untuk memastikan diagnosa, dokter bisa memerlukan untuk meneliti contoh potongan kuku dibawah mikroskop dan dipelajari untuk memastikan yang mana jamur yang menyebabkan infeksi.

PENGOBATAN

Infeksi fungus sulit untuk disembuhkan, sehingga pengobatan bergantung pada seberapa parah atau mengganggunya gejala-gejalanya. Jika pengobatan dibutuhkan, dokter bisa meresepkan itraconazole atau terbinafine digunakan dengan mulut. Meskipun obat-obatan ini digunakan untuk jangka waktu yang lama (sekitar 3 bulan), mereka tetap dibatasi untuk lapisan kuku dan dilanjutkan untuk efektif setelah penggunaan obat dihentikan. Ciclopirox, sebuah obat anti jamur yang dioleskan di pernis kuku, tidak efektif sekali ketika digunakan sendirian tetapi bisa memperbaiki tingkat kesembuhan ketika digunakan sebagai tambahan obat-obatan yang diminum. Terutama sejali infeksi yang membandel. Ciclopirox bisa jadi membantu untuk orang yang tidak bisa memakai onat-obatan secara oral untuk alasan kesehatan lainnya.

Untuk membatasi kemungkinan kambuh, kuku harus tetap pendek, kaki harus dikeringkan setelah mandi, kaus kaki yang menyerap keringat harus dipakai, dan bedak kaki anti jamur kemungkinan digunakan. Sepatu yang lama bisa dilindungi dari kepadatan tinggi pda spora jamur, jika mungkin, harus tidak dipakai.

Tumor Pada Kuku

Tumor jinak dan ganas bisa mempengaruhi kuku, menyebabkan kelainan bentuk. Tumor ini termasuk kista myxoid yang bukan kanker, pyogenic granulomas, tumor glomus, penyakit bowen (bentuk awal kanker kulit), squamos cell carcinoma, dan malignant melanoma. Ketika dokter menduga adanya kanker, mereka melakukan sebuah biopsi dan bisa merekomendasikan pengangkatan tuntas pada tumor secepatnya.

Tanda Hutchinson-hitam pucat pada daerah sekitar kuku, termasuk lunula (bentuk bulan sabit pada dasar kuku), kutikula, dan lipatan kuku (lipatan pada kuku keras yang tumpang tindih pada sisi kuku)-bisa berarti terdapat kanker di tempat kuku. Ketika tanda ini hadir, dokter melakukan biopsi dan pengobatan tumor jinak secepat mungkin.

Kelainan Bentuk dan Perubahan Warna Kuku

Sekitar 50% kelainan bentuk kuku disebabkan oleh infeksi jamur hasil terakhir dari berbagai penyebab, termasuk trauma, psoriasis, lichen planus, dan kanker sementara. Obat-obatan, infeksi dan penyakit dapat menyebabkan perubahan warna kuku (chromonychia). Contohnya, infeksi dengan bakteri pseudomonas dapat menyebabkan perubahan warna kuning kehijauan

Birth Deformities : Beberapa bayi dilahirkan tidak berkuku (anonychia). Pada nail-patella syndrome , kuku hilang atau mengecil berlubang dan bergelombang. Penyakit Drier menyebabkan bercak warna merah dan putih pada kuku dan membentuk sudut V yang tajam pada ujung kuku.

Deformities berhubungan dengan penyakit : kadangkala ,penyakit yang berhubungan dengan organ-organ lain bisa menyebabkan perubahan pada kuku juga.

Pada sindrom plummer-vinson, banyak orang mengalami lekukan, kuku berbentuk-sendok (koilonychias).

    * Orang dengan kekurangan zat besi bisa juga mengalami kuku berbentuk sendok
    * Gagal ginjal bisa menyebabkan sebagian bawah kuku menjadi putih dan sebagian ujung kuku menjadi merah jambu atau nampak berpigmen (setengah dan kuku setengah)
    * Sirosis hati bisa menyebabkan kuku menjadi putih, meskipun bagian yang sangat ujung pada kuku bisa tetap pinker (kuku terry). Kadar rendah protein darah disebut albumin (yang bisa terjadi pada orang dengan sirosis hati) bisa menyebabkan garis putih yang horizontal terbentuk pada kuku.
    * Beberapa penyakit paru-paru bisa menyebabkan sindrom kuku kuning, dimana kuku menjadi tebal, terlalu melengkung, dan berwarna kuning atau kuning kehijauan.
    * Lymphedema, penumpukan cairan lymphatic pada jaringan, juga bisa menyebabkan sindrom kuku kuning.
    * Orang yang mengalami infeksi virus immunodeficiency manusia (HIV), hyperthyroidism, atau sindrom cushing bisa mengalami melanonychia striata

Kelainan bentuk yang berhubungan dengan penyakit kulit

Kadangkala, penyakit kulit juga mempengaruhi kesatuan kuku dan bisa merubah penampilan kuku. Beberapa obat-obatan diberikan untuk mengobati penyakit kulit bisa merubah piringan kuku. Misalnya, retinoid, seperti isotretinoin dan etretinate, bisa menyebabkan kekeringan dan kerapuhan pada kuku.

    * Pada psoriasis, kuku bisa mengalami lubang tidak teratur (tekanan kecil pada permukaan kuku), bercak minyak (bercak kuning kecoklatan dibawah kuku), memisahkan piringan kuku dari alas kuku (onycholysis), dan menebalkan dan menjadi hancur pada piringan kuku.
    * Lichen planus pada alas kuku menyebabkan luka parut dengan kuku lebih cepat membubung dan pecah, kemudian menyebabkan pterygium terbentuk. Pterygium pada kuku tergores dari dasar kuku keluar dalam bentuk V, yang menyebabkan hilangnya kuku.
    * Orang dengan aloprecia areata, sebuah gangguan dimana bulatan, tambalan yang tidak teratur pada rambut tiba-tiba hilang, bisa mengalami lubang kuku teratur yang membentuk sebuah pola.
    * Trachyonychia –keras, kuku buram-bisa terjadi dengan aloprecia areata, lichen planus, penyakit kulit atopic, dan psoriasis. Trachyonychia lebih sering terjadi pada anak-anak.

Obat-obatan : obat-obatan berbeda menyebabkan perubahan warna pada kuku, yang biasanya menjadi sembuh setelah obat dihentikan dan kuku bertumbuh.

    * Obat-obatan kemoterapi seperti bleomycin bisa menyebabkan piringan kuku menjadi gelap (hyperpigmentation). Pigmen horizontal (transverse) atau kumpulan berwarna putih bisa juga terlihat pada orang yang diobati dengan obat-obatan kemoterapi tertentu.
    * Choloroquine, sebuah obat yang digunakan dalam pengobatan infeksi parasit dan jenis penyakit autoimmune tertentu, bisa menyebabkan alas kuku menjadi biru-kehitaman.
    * Perak, yang bisa diserap setelah berhubungan dengan okupasi atau melalui penggunaan suplemen makanan mengandung protein perak colloidal, bisa menyebabkan kuku menjadi biru keabu-abuan gelap.
    * Obat-obatan yang mengandung emas, yang kadangkala digunakan dalam pengobatan rheumatoid arthritis, bisa merubah kuku terang atau cokelat gelap.
    * Minocycline, sebuah antibiotik, bisa menyebabkan perubahan warna biru.
    * Zidovudine (AZT), sebuah obat untuk mengobati infeksi HIV, bisa menyebabkan garis longitudinal cokelat-kehitaman. Meskipun begitu, garis ini bisa juga terdapat pada orang yang mengalami AIDS tetapi tidak menerima AZT.
    * Racun arsenik keras bisa menyebabkan garis putih horizontal untuk terbentuk pada kuku.

Melanonychia striata : melanonychia striata adalah garis cokelat-kehitaman pada piringan kuku disebabkan oleh pigmen melamin cokelat. Garis tersebut meluas dari dasar kuku menuju ujungnya. Pada orang berkulit gelap, garis ini kemungkinan normal dan tidak memerlukan pengobatan. Perubahan Pigmen serupa bisa juga disebabkan oleh tahi lalat atau kanker kulit disekitar atau dibawah kuku, sehingga dokter perlu untuk meneliti kulit disekitarnya.

Onychogryphosis : Onychogryphosis adalah gangguan dimana kuku, paling sering pada ibu jari kaki, menjadi menebal dan menjadi sangat bengkok, tampak melengkung (kuku terompet ram). Kuku yang melengkung seperti kait bisa melukai jari kaki diantaranya dan disebabkan oleh salah satu sisi pada kuku berkembang cepat dibandingkan yang lain. Gangguan ini meliputi kerusakan pada alas kuku, yang paling sering disebabkan oleh luka berulang (seperti oleh sepatu yang tidak pas), tetapi bisa juga terjadi pada gangguan seperti psoriasis. Onychogryphosis umum pada orang tua. Kuku tersebut harus dirapikan, dan luka disekitar jari kaki bisa dicegah dengan menempatkan kapas diantara jari kaki. Alas kaki atau stocking yang bersamaan oada jari kaki harus dihindari.

Onycholysis : Onycholysis adalah pemisahan piringan kuku dari alas kuku atau piring kuku yang hilang sepenuhnya. Yang bisa terjadi dari trauma (seperti pada gerak jalan atau bermain ski dalam waktu lama dengan alas kaki yang tidak pas) ; dari terlalu semangat membersihkan kuku; dengan penyakit seperti psoriasis dan thyrotoxicosis, atau dari bersentuhan dengan bahan kimia atau obat-obatan tertentu. Obat-obatan yang menyebabkan onycholysis termasuk doxorubicin, bleomycin, captopril, 5-fluoroyricil, dan retinoid. Obat-obatan lain, termasuk tertracycline, psoralen, fluoroquinolone dan quinine, bisa menyebabkan onycholysis paling sering ketika kuku bersentuhan dengan sinar matahari (photo-onycholysis).

Orang dengan onycholysis berada pada resiko infeksi dengan cendawan dan jamur. Menjada kuku tetap kering dan menggunakan anti jamur preparat pada unit kuku bisa membantu. Onycholysis bisa terjadi pada orang dengan infeksi jamur.

Onychotillomania : orang dengan gangguan ini mencongkel dan menyobek kuku mereka. Manifestasi paling umum adalah kelainan bentuk kebiasaan yang tidak disengaja, dimana orang tersebut sering mencongkel atau menggesek kutikula pusat dengan kuku sebelahnya. Hal ini paling sering terlihat pada ibu jari dan menyebabkan penampilan seperti papan cuci pada pusat piringan kuku. Onychotillomania bisa juga menyebabkan pendarahan dibawah kuku (wasir subungual), infeksi pada unit kuku, dan bahkan piringan kuku yang hilang sepenuhnya.

DIAGNOSA

Dokter sering membuat diagnosa dengan pemeriksaan . Namun demikian , untuk mengkonfirmasikan diagnosa , dokter perlu mengambil contoh jamur dan melakukan kultur (cara menumbuhkan organisme di laboratorium ).

PENGOBATAN


Jika penampilan kuku tidak membaik dengan pengobatan pada penyakit yang ada, merawat tangan dapat mengaburkan kerusakan dengan menghias dan mengkilatkan.

Trauma Pada Kuku

Bahkan luka kecil pada jari sekalipun bisa menyebabkan perubahan pada kuku. Kuku bisa mengalami bercak kecil berwarna putih yang dimulai pada letak luka dan bertambah besar dengan kuku.

Kerusakan berat pada bantalan kuku, terutaman yang berasal dari luka yang pecah, sering mengakibatkan perubahan bentuk kuku permanen. Untuk mengurangi resiko perubahan bentuk kuku permanen, luka tersebut harus diperbaiki segera (yang memerlukan pengangkatan pada kuku).

Subungual hematoma : darah sering menumpuk dibawah kuku (subungual hematoma) segera setelah luka (biasanya karena sebuah pukulan langsung, seperti oleh sebuah palu). Darah tampak seperti bercak ungu kehitaman dibawah sebagian atau seluruh kuku dan menyebabkan nyeri yang sangat hebat. Dokter bisa mengeluarkan darah tersebut dan meringankan nyeri dengan membuat lubang kecil pada piringan kuku. Biasanya dokter menggunakan kawat yang dipanaskan (alat electrocautery) untuk membakar lubang tersebut. prosedur ini tidak menyakitkan dan memerlukan waktu hanya beberapa detik.

karena darah telah memisahkan kuku dari tempatnya, kuku biasanya jatuh setelah beberapa minggu, sampai hematoma kecil. Kuku baru yang tumbuh dibawah kuku yang ada dan menggantinya ketika benar-benar tumbuh.

Tumor di bawah kuku bisa menyebabkan bercak ungu kehitaman serupa meskipun beberapa bercak muncul dengan lambat dan tidak dalam hitungan menit pada luka. Meskipun begitu, setiap hematoma kecil harus diperhatikan untuk memastikan bahwa mereka tumbuh bersama kuku. Tumbuh bersama kuku memebedakan hematoma dari tumor karena tumor tetap pada bercak yang sama dibawah kuku.

Infeksi Pada Kuku

Infeksi bisa meliputi kuku itu sendiri, dasar dibawah kuku, atau kulit disekitar kuku. Kebanyakan infeksi kuku karena jamur (onychomycosis), tetapi infeksi bakteri dan virus bisa terjadi. Infeksi bakteri bisa terjadi di dalam kutikula atau lipatan kuku (paronychia)

Paronychia Kronis

Paronychia kronis adalah peradangan berulang atau berlangsung lama pada lapisan kuku, biasanya pada jari tangan.

Paronychia kronis terjadi hampir selalu pada orang yang tangannya basah sekali (misalnya, pencuci piring, bartender, dan pembantu), terutama sekali jika mereka menderita diabetes atau sistem kekebalan yang terganggu. Jamur candida seringkali hadir, tetapi peranan yang menyebabkan paronychia kronis tidak jelas karena menghilangkan jamur dengan sempurna tidak selalu menyembuhkan kondisi tersebut. Paronychia kronis kemungkinan akibat pada peradangan peradangan kulit yang teriritasi (dermatitis) sebagai akibat lain koloni candida.

GEJALA

Lapisan kuku terasa sakit sekali dan merah pada paronychia akut, tetapi nanah biasanya tidak menumpuk. Seringkali terdapat kehilangan pada kutikula dan pelepasan lapisan kuku dari piring kuku. Ruang kemudian terbentuk yang membiarkan iritan dan mikroorganisme untuk masuk. Kuku menjadi menyimpang.

DIAGNOSA

Dokter membuat diagnosa dengan memeriksa jari yang terkena.

PENGOBATAN

Menjaga tangan tetap kering dan terlindungi bisa membantu terbentuk kutikula dan menutup ruang diantara lipatan kulit dan piring kuku. Sarung tangan atau krim pelindung digunakan jika bersentuhan dengan air diperlukan. Krim kortikosteroid dioleskan ke kuku kemungkinan sangat membantu, pengobatan anti jamur sangat menolong hanya untu mengurangi organisma jamur. Mengoleskan larutan thymol pada ethanol beberapa kali sehari pada daerah yang terbentuk dengan menghilangkan kutikulamembantu menjaga daerah tersebut kering dan bebas dari mikroorganisme.

Sindrom Kuku Hijau

Sindrom kuku hijau (Green Nail Syndrome)adalah infeksi dengan pseudomonas, salah satu jenis bakteri.

PENYEBAB
Sindrom kuku hijau disebabkan oleh infeksi spesies Pseudomonas. Yang biasanya berkembang di dalam orang yang mengalami onycholysis dan mereka yang tangannya sering di dalam air. Kuku di daerah onycholysis menjadi berwarna hijau. Daerah tersebut bisa diobati dengan berendam dalam cairan asam acetic 1% dua kali sehari atau dengan menghias kembali kuku tersebut dan mengobati daerah tersebut dengan cairan antibiotik.  


Verruca Vulgaris Pada Kuku

Verruca vulgaris adalah kutil umum.

Verruca vulgaris disebabkan oleh infeksi dengan papillomavirus manusia dan sering menginfeksi kutikula dan kadangkala daerah di bawah kuku. Menggigit kuku (onychophagia) bisa menyebarkan infeksi ini. kutil pada daerah ini biasanya sulit untuk disembuhkan. Pembekuan (cryotherapy) dengan nitrogen cair kemungkinan efektif.

Kuku Jari Kaki Yang Tumbuh ke Dalam

Kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam adalah keadaan dimana pinggiran kuku tumbuh ke dalam kulit di sekitarnya.

PENYEBAB

Kuku yang tumbuh ke dalam bisa terjadi ketika kelainan bentuk kuku jari kaki bertumbuh tidak semestinya ke dalam kulit atau ketika kulit di sekitar kuku cepat tumbuh dengan tidak normal dan menelan bagian kuku. Menggunakan sepatu yang sempit, dan tidak pas dan memotong kuku tersebut menjadi melengkung dengan pinggiran pendek daripada lurus melintang bisa menjadi penyebab atau memperburuk kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam.

GEJALA

Kuku yang tumbuh ke dalam bisa tidak menghasilkan gejala-gejala pada awalnya tetapi dengan segera bisa menjadi menyakitkan, khusunya ketika tekanan mengenai daerah yang tumbuh ke dalam. Daerah tersebut biasanya merah dan menjadi hangat. Jika tidak diobati, daerah tersebut mudah menjadi infeksi. Ketika terinfeksi, daerah tersebut menjadi lebih menyakitkan, merah, dan bengkak. Nanah bisa menumpuk di bawah kulit di samping kuku (infeksi pada kutikula disebut paronychia) atau cantengen dan dikeringkan.

PENGOBATAN

Untuk kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam ringan, dokter bisa dengan lembut mengangkat pinggiran kuku keluar dari bawah kulit disekitarnya dan menempatkan kapas steril di bawah kuku sampai bengkak tersebut hilang. Jika kuku yang tumbuh ke dalam memerlukan perhatian lebih, dokter biasanya memati rasakan daerah tersebut dengan bius lokal (seperti licodaine), kemudian memotong dan mengangkat bagian kuku yang tumbuh ke dalam. Peradangan bisa kemudian reda, dan kuku yang tumbuh ke dalam biasanya tidak terjadi lagi. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar