peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang peluang bisnis online jangka pendek dan jangka panjang

raih impian terbesar anda dengan memiliki bisnis sendiri hari ini juga
Online Shopping Paradise

belajar komputer




Selasa, 30 Oktober 2012

Kelainan Keringat


Biang Keringat 
Keringat Berlebihan (Hiperhidrosis) 
Kurang Berkeringat 


Biang Keringat

Biang Keringat adalah suatu ruam kulit yang menyebabkan gatal-gatal.

Paling sering ditemukan pada anak-anak, tetapi bisa menyerang usia berapapun.
Bagian tubuh yang sering membentuk biang keringat adalah batang tubuh dan paha.

PENYEBAB
Penyebab biang keringat adalah penyumbatan pada pori-pori yang berasal dari kelenjar keringat.
Pada saat cuaca panas tubuh mengeluarkan keringat, tetapi karena adanya penyumbatan maka keringat tertahan di dalam kulit dan menyebabkan terbentuknya benjolan kecil berwarna merah.

GEJALA
Jika saluran kelenjar keringat tersumbat, maka keringat yang tertahan menyebabkan terjadinya peradangan, yang selanjutnya akan menimbulkan iritasi dan gatal-gatal.

Biang keringat biasanya tampak sebagai lepuhan yang sangat kecil atau benjolan kemerahan yang sangat kecil di kulit.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Masalah yang timbul akibat biang keringat dapat diatasi dengan mengurangi pembentukan keringat.
Usahakan agar kulit tetap kering dan dingin, dan yang terpenting adalah menghindari keadaan yang dapat meningkatkan pembentukan keringat.

Bisa juga digunakan lotion yang mengandung corticosteroid atau kadang ditambahkan sedikit mentol.

PENCEGAHAN
Untuk membantu melindungi diri sendiri atau anak Anda dari biang keringat:

   1. Pada musim panas, gunakan pakaian dalam lembut, ringan, pakaian katun. Dan hindari berpakaian terlalu hangat di musim dingin - anak-anak harus memakai jumlah yang sama pakaian yang dipakai orang dewasa untuk tetap nyaman.
   2. Hindari pakaian ketat yang dapat mengiritasi kulit.
   3. Ketika panas, tinggal di tempat teduh atau ber-AC atau tempatkan kipas pada jarak yang aman dengan sirkulasi udara lembut.
   4. Jaga area tidur Anda sejuk dan memiliki ventilasi yang baik.
   5. Mandi dengan air dingin dengan sabun yang tidak membuat kering yang tidak mengandung wewangian atau pewarna.
   6. Hindari penggunaan krim atau minyak - mereka tidak mencegah biang keringat dan dapat menghalangi pori-pori.
 
 

Keringat Berlebihan (Hiperhidrosis)

Keringat Berlebihan (Hiperhidrosis) adalah suatu penyakit yang ditandai dengan keringat yang berlebihan.

Keringat berlebihan bisa terjadi di:
- tangan (hiperhidrosis palmaris)
- ketiak (hiperhidrosis aksilaris)
- kaki (hiperhidrosis plantaris).

PENYEBAB

Penyebab yang pasti tidak diketahui, apakah terdapat hiperaktivitas pada rantai sistem saraf simpatis sebagai pengendali pembentukan keringat atau hiperaktivitas pada kelenjar keringatnya sendiri.

Beberapa hal yang menyebabkan seseorang mengeluarkan keringat yang berlebihan:

   1. Makanan atau minuman tertentu.
      Minuman panas dan minuman yang mengandung kafein atau alkohol bisa membuat kita berkeringat. Makanan pedas juga bisa menyebabkan berkeringat.
   2. Obat-obatan.
      - Beberapa anti-psikosa yang digunakan untuk mengobati kelainan jiwa
      - Morfin
      - Tiroksin dosis tinggi
      - Overdosis obat pereda nyeri (misalnya aspirin dan asetaminofin).
   3. Menopause.
      Wanita yang memasuki masa menopause bisa mengalami hot flashes, dimana terjadi peningkatan suhu kulit yang disertai dengan keringat dan kegerahan. Hal ini terjadi karena adanya penurunan kadar estrogen.
      Beberapa wanita menopause bahkan sering terbangun pada malam hari karena pakaiannya basah oleh keringat.
   4. Hipoglikemia.
      Kadar gula darah yang rendah sering dijumpai pada penderita diabetes yang mengkonsumsi insulin atau obat anti-diabetes-oral. Gejala awalnya adalah berkeringat, badan gemetaran, lemah, lapar dan mual.
      Hipoglikemia juga bisa terjadi setelah makan, terutama pada orang-orang yang telah menjalani pembedahan lambung atau usus.
   5. Demam.
      Demam terjadi jika suhu tubuh naik sampai diatas batas normal. Demam bisa terjadi pada berbagai jenis infeksi batreri dan virus.
      Pada saat suhu tubuh mulai turun kembali, bisa disertai dengan keringat yang berlebihan.
   6. Hipertiroidisme.
      Kadang kelenjar tiroid menghasilkan sejumlah besar hormon tiroksin. Hal ini bsa menyebabkan penurunan berat badan, denyut jantung yang cepat atau tidak teratur, gelisah, peningkatan kepekaan terhadap panas dan keringat yang berlebihan.
   7. Serangan jantung.
      Serangan jantung terjadi jika aliran darah ke otot jantung berkurang. Gejalanya adalah nyeri dada yang menyebar ke bahu, lengan atau punggung, sesak nafas dan keringat berlebihan.
   8. Tuberkulosis.
      Salah satu gejala tuberkulosis adalah berkeringat di malam hari.
   9. Malaria.
      Gejala malaria berhubungan dengan siklus hidup parasit penyebabnya. Pada awalnya penderita menggigil, sakit kapala, mual dan muntah; ketika suhu tubuh mulai turun, akan keluar banyak keringat.


GEJALA

Penderita mengeluarkan keringat yang berlebihan, yang bisa menghambat aktivitasnya sehari-hari.
Hal ini kadang dipicu oleh stres, emosi atau olah raga, tetapi juga bisa terjadi secara spontan.

Pada hiperhidrosis palmaris, tangan penderita lembab dan basah. Hal ini menimbulkan masalah sosial karena setiap mereka bersalaman akan menyebabkan telapak tangan lawannya juga basah.

Pada hiperhidrosis aksilaris, penderita banyak mengeluarkan keringat di ketiaknya sehingga harus sering berganti pakaian.

Pada hiperhidrosis plantaris, keringat yang berlebihan di kaki menyebabkan kaos kaki dan sepatu menjadi lembab dan timbul bau yang tidak sedap (bromhidrosis), karena adanya bakteri atau jamur di kulit yang basah.

Bagian tubuh yang mengalami hiperhidrosis sering berwarna merah muda atau putih kebiruan, dan pada kasus yang lebih parah kulit dapat pecah-pecah dan bersisik, terutama pada kaki.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Untuk menentukan adanya kelainan fungsi kelenjar tiroid atau untuk mengetahui kadar gula darah bisa dilakukan pemeriksaan darah.

PENGOBATAN
Keringat yang berlebihan pada telapak tangan, telapak kaki atau ketiak dapat dikurangi dengan larutan alumunium klorida.
Pada malam hari sebelum tidur, daerah yang terkena dikeringkan terlebih dahulu lalu diolesi dengan larutan aluminium klorida dan ditutup dengan plastik tipis. Keesokan harinya plastik dilepas dan daerah yang terkena dicuci.
Bisa juga digunakan larutan metenamin.

Antiperspiran yang dijual bebas juga bisa mengurangi keringat yang berlebihan.
Antiperspiran bekerja dengan cara menghambat saluran keringat dengan garam aluminium sehingga keringat yang sampai ke permukaan kulit jumlahnya berkurang.

Jika hiperhidrosis tidak dapat diatasi dengan obat yang dijual bebas, biasanya akan diberikan resep drisol.

Untuk kasus yang lebih berat dilakukan pengobatan berikut:
# Iontoforesis.
Dilakukan perangsangan dengan arus listrik pada daerah yang terkena. Dengan cara ini kelenjar keringat dilumpuhkan dan pembentukan keringat akan berkurang selama 6 jam smpai 1 minggu.
# Suntikan Botox (racun Botulinum).
Racun ini mempengaruhi ujung saraf dan menyebabkan berkurangnya pengiriman gelombang saraf ke kelenjar keringat sehingga mengurangi pembentukan keringat.
Biasanya penyuntikan harus dilakukan beberapa kali dan masa efektivitasnya berlaku selama 1-6 bulan.
# Pembedahan.
Jika keringat berlebihan hanya terjadi di ketiak, bisa dilakukan pengangkatan kelenjar keringat di ketiak.
Prosedur lainnya adalah memotong saraf yang membawa pesan dari saraf simpatis ke kelenjar keringat (ETS, endoscopic thoracic sympathectomy, simpatektomi torakalis endoskopik). Setelah prosedur ETS pembentukan keringat di tangan akan terhenti tetapi di bagian tubuh lainnya bisa terjadi peningkatan pembentukan keringat (misalnya di punggung atau di belakang tungkai). 
 
 

Kurang Berkeringat

Bebrapa orang berkeringat terlalu sedikit (sebuah kondisi yang disebut hipohidrosis). Kekurangan keringat biasanya terbatas pada daerah khusus pada tubuh. hal itu bisa disebabkan oleh sebuah luka kulit (seperti dari trauma, radiasi, infeksi(seperti leprosy), atau peradangan) atau oleh penyakit jaringan penghubung (seperti scleroderma, systemic lupus erythematosus, atau sindrom sjogren’s) yang menghilangkan kelenjar keringat. Kekurangan keringat juga bisa disebabkan oleh obat-obatan, khusunya yang memiliki efek anticholinergic. Kerusakan syaraf disebabkan oleh diabetes (diabetic neuropathy) bisa juga menyebabkan kekurangan keringat, bisa juga berbagai macam keberadaan sindrom sebelum lahir. Kadangkala, orang yang memiliki stroke jantung sangat akut berhenti berkeringat.

Seorang dokter membuat diagnosa dengan mengamati orang tersebut. Jika terdapat kekurangan keringat dalam porsi yang berlebihan pada tubuh, orang tersebut bisa kepanasan, dan alat pendingin (seperti AC dan menggunakan pakaian basah) adalah pengobatan terbaik.
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar