Rabu, 31 Oktober 2012

Gatal dan Ruam Noninfeksi



Gatal-gatal 
Dermatitis Kontak 
Dermatitis Kontak 
Dermatitis Kronis Pada Tangan dan Kaki 
Dermatitis Atopik (Eksim) 
Dermatitis Seboreik 
Dermatitis Numuler 
Dermatitis Herpetiformis 
Keratosis Pilaris 
Psoriasis 
Jenis-Jenis Psoriasis 
Pitiriasis Rosea 
Liken Planus 
Dermatitis Eksfoliatif Generalisata 
Dermatitis Stasis 
Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, ... 
Drug Rashes 
Eritema Multiformis 
Granuloma Annuler 
Rosaea 
Dermatitis Perioral 
Nekrolisis Epidermal Toksika 
Eritema Nodosum 
Ulkus Dekubitus (Bedsores) 



Gatal-gatal

Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan.

Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit.
Penggarukan juga bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal, sehingga terjadi suatu lingkaran setan.
Penggarukan dan penggosokan jangka panjang bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan penebalan kulit.

PENYEBAB
Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik.

# Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah: Infestasi parasit (skabies, pedikulosis)
# Gigitan serangga
# Kaligata
# Dermatitis atopik
# Dermatitis kontak
# Dermatitis alergika.

Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal.
Kulit kering, terutama pada usia lanjut, juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas.

Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah:
# Penyakit hati (terutama sakit kuning)
# Gagal ginjal
# Limfoma
# Leukemia
# Penyakit darah lainnya.

Kadang penderita penyakit tiroid, diabetes atau kanker juga mengalami gatal-gatal.
Gatal-gatal juga sering terjadi pada akhir masa kehamilan. Biasanya hal ini bukan merupakan suatu kelainan, tetapi bisa berasal dari gangguan hati yang ringan.

Berbagai obat-obatan dapat menyebabkan gatal, yaitu barbiturat, aspirin dan obat lainnya yang menimbulkan reaksi alergi pada orang-orang tertentu.

PENGOBATAN
Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal, karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut.

Jika kulit meradang, bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal.

Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol, kamper, kamomil, eukaliptus dan kalamin.

Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal, hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil.

Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal, tetapi obat ini menyebabkan kantuk.
Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.



  http://arenaprofit.com/images/uang.jpg

Dermatitis Kontak  

Dermatitis Kontak adalah peradangan yang disebabkan oleh kontak dengan suatu zat tertentu; ruamnya terbatas pada daerah tertentu dan seringkali memiliki batas yang tegas.

PENYEBAB

Zat-zat tertentu dapat menyebabkan peradangan kulit melalui 2 cara, yaitu iritasi (dermatitis kontak iritan) atau reaksi alergi (dermatitis kontak alergika).



Sabun yang sangat lembut, deterjen dan logam-logam tertentu bisa mengiritasi kulit setelah beberapa kali digunakan.
Kadang pemaparan berulang bisa menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit.
Dalam waktu beberapa menit, iritan kuat (misalnya asam, alkali dan beberapa pelarut organik) bisa menyebabkan perubahan kulit.

Pada reaksi alergi, pemaparan pertama pada zat tertentu tidak menimbulkan suatu reaksi, tetapi pemaparan berikutnya bisa menyebabkan gatal-gatal dan dermatitis dalam waktu 4-24 jam.
Seseorang bisa saja sudah biasa menggunakan suatu zat selama bertahun-tahun tanpa masalah, lalu secara tiba-tiba mengalami reaksi alergi. Bahkan salep, krim dan losyen yang digunakan untuk mengobati dermatitispun bisa menyebabkan reaksi alergi.
Sekitar 10% wanita mengalami alergi terhadap nikel.
Dermatitis juga bisa terjadi akibat berbagai bahan yang ditemukan di tempat bekerja (dermatitis okupasional).

Jika dermatitis terjadi setelah menyentuh zat tertentu lalu terkena sinar matahari, maka keadaannya disebut dermatitis kontak fotoalergika atau dermatitis kontak fototoksik.
Zat-zat tersebut antara lain tabir surya, losyen setelah bercukur, parfum tertentu, antibiotik dan minyak.

Penyebab dari dermatitis kontak alergika:
# Kosmetik : cat kuku, penghapus cat kuku, deodoran, pelembab, losyen sehabis bercukur, parfum, tabir surya
# Senyawa kimia (dalam perhiasan) : nikel
# Tanaman : racun ivy (tanaman merambat), racun pohon ek, sejenis rumput liar, primros
# Obat-obat yang terkandung dalam krim kulit : antibiotik (penisilin, sulfonamid, neomisin), antihistamin (difenhidramin, prometazin), anestesi (benzokain), antiseptik (timerosal)
# Zat kimia yang digunakan dalam pengolahan pakaian.

GEJALA

Efek dari dermatitis kontak bervariasi, mulai dari kemerahan yang ringan dan hanya berlangsung sekejap sampai kepada pembengkakan hebat dan lepuhan kulit.

Ruam seringkali terdiri dari lepuhan kecil yang terasa gatal (vesikel).
Pada awalnya ruam hanya terbatas di daerah yang kontak langsung dengan alergen (zat penyebab terjadinya reaksi alergi), tetapi selanjutnya ruam bisa menyebar.
Ruam bisa sangat kecil (misalnya sebesar lubang anting-anting) atau bisa menutupi area tubuh yang luas (misalnya dermatitis karena pemakaian losyen badan).

Jika zat penyebab ruam tidak lagi digunakan, biasanya dalam beberapa hari kemerahan akan menghilang.
Lepuhan akan pecah dan mengeluarkan cairan serta membentuk keropeng lalu mengering.

Sisa-sisa sisik, gatal-gatal dan penebalan kulit yang bersifat sementara, bisa berlangsung selama beberapa hari atau minggu.




DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan adanya riwayat kontak dengan bahan iritan atau alergen.

Jika diduga suatu dermatitis kontak, bisa dilakukan tes patch.
Suatu plester kecil yang mengandung zat-zat yang biasanya menyebabkan dermatitis ditempelkan pada kulit pendeita selama 2 hari untuk melihat apakah terbentuk suatu ruam dibawah salah satu plester tersebut.

Pemeriksaan lain yang digunakan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya adalah biopsi atau pembiakan luka di kulit.

PENGOBATAN

Pengobatan dilakukan dengan cara menghilangkan atau menghindari zat-zat penyebab terjadinya dermatitis kontak.
Untuk mencegah infeksi dan menghindari iritasi, daerah yang terkena harus dibersihkan secara teratur dengan air dan sabun yang lembut. Lepuhan tidak boleh dipecahkan. Verban kering juga bisa mencegah terjadinya infeksi.

Krim atau salep corticosteroid biasanya bisa meringankan gejala-gejala dermatitis kontak yang ringan.
Tablet corticosteroid kadang digunakan pada kasus yang berat.

Pada keadaan tertentu pemberian antihistamin bisa meringankan gatal-gatal.

PENCEGAHAN

Pencegahan dermatitis kontak berarti menghindari kontak dengan zat seperti poison ivy atau sabun keras yang dapat menyebabkan hal itu. Strategi pencegahan meliputi:

   1. Bilas kulit dengan air dan gunakan sabun ringan jika dermatitis karena kontak dengan suatu zat. Usahakan mencuci untuk menghapus banyak iritan atau alergen dari kulit Anda. Pastikan untuk membilas sabun sepenuhnya dari tubuh Anda.
   2. Kenakan kapas atau sarung tangan plastik ketika melakukan pekerjaan rumah tangga untuk menghindari kontak dengan pembersih atau larutan.
   3. Jika di tempat kerja, memakai pakaian pelindung atau sarung tangan untuk melindungi kulit Anda terhadap senyawa berbahaya.
   4. Oleskan krim atau gel penghalang untuk kulit Anda untuk memberikan lapisan pelindung. Juga, gunakan pelembab untuk mengembalikan lapisan terluar kulit dan untuk mencegah penguapan kelembaban.
   5. Gunakan deterjen ringan, tanpa wewangian saat mencuci pakaian, handuk dan selimut. Coba lakukan siklus bilas tambahan pada mesin cuci.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Kontak

Dermatitis Kontak adalah peradangan yang disebabkan oleh kontak dengan suatu zat tertentu; ruamnya terbatas pada daerah tertentu dan seringkali memiliki batas yang tegas.

PENYEBAB

Zat-zat tertentu dapat menyebabkan peradangan kulit melalui 2 cara, yaitu iritasi (dermatitis kontak iritan) atau reaksi alergi (dermatitis kontak alergika).

Dermatitis kontak alergika

Sabun yang sangat lembut, deterjen dan logam-logam tertentu bisa mengiritasi kulit setelah beberapa kali digunakan.
Kadang pemaparan berulang bisa menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit.
Dalam waktu beberapa menit, iritan kuat (misalnya asam, alkali dan beberapa pelarut organik) bisa menyebabkan perubahan kulit.

Pada reaksi alergi, pemaparan pertama pada zat tertentu tidak menimbulkan suatu reaksi, tetapi pemaparan berikutnya bisa menyebabkan gatal-gatal dan dermatitis dalam waktu 4-24 jam.
Seseorang bisa saja sudah biasa menggunakan suatu zat selama bertahun-tahun tanpa masalah, lalu secara tiba-tiba mengalami reaksi alergi. Bahkan salep, krim dan losyen yang digunakan untuk mengobati dermatitispun bisa menyebabkan reaksi alergi.
Sekitar 10% wanita mengalami alergi terhadap nikel.
Dermatitis juga bisa terjadi akibat berbagai bahan yang ditemukan di tempat bekerja (dermatitis okupasional).

Jika dermatitis terjadi setelah menyentuh zat tertentu lalu terkena sinar matahari, maka keadaannya disebut dermatitis kontak fotoalergika atau dermatitis kontak fototoksik.
Zat-zat tersebut antara lain tabir surya, losyen setelah bercukur, parfum tertentu, antibiotik dan minyak.

Penyebab dari dermatitis kontak alergika:
# Kosmetik : cat kuku, penghapus cat kuku, deodoran, pelembab, losyen sehabis bercukur, parfum, tabir surya
# Senyawa kimia (dalam perhiasan) : nikel
# Tanaman : racun ivy (tanaman merambat), racun pohon ek, sejenis rumput liar, primros
# Obat-obat yang terkandung dalam krim kulit : antibiotik (penisilin, sulfonamid, neomisin), antihistamin (difenhidramin, prometazin), anestesi (benzokain), antiseptik (timerosal)
# Zat kimia yang digunakan dalam pengolahan pakaian.

GEJALA

Efek dari dermatitis kontak bervariasi, mulai dari kemerahan yang ringan dan hanya berlangsung sekejap sampai kepada pembengkakan hebat dan lepuhan kulit.

Ruam seringkali terdiri dari lepuhan kecil yang terasa gatal (vesikel).
Pada awalnya ruam hanya terbatas di daerah yang kontak langsung dengan alergen (zat penyebab terjadinya reaksi alergi), tetapi selanjutnya ruam bisa menyebar.
Ruam bisa sangat kecil (misalnya sebesar lubang anting-anting) atau bisa menutupi area tubuh yang luas (misalnya dermatitis karena pemakaian losyen badan).

Jika zat penyebab ruam tidak lagi digunakan, biasanya dalam beberapa hari kemerahan akan menghilang.
Lepuhan akan pecah dan mengeluarkan cairan serta membentuk keropeng lalu mengering.

Sisa-sisa sisik, gatal-gatal dan penebalan kulit yang bersifat sementara, bisa berlangsung selama beberapa hari atau minggu.



DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan adanya riwayat kontak dengan bahan iritan atau alergen.

Jika diduga suatu dermatitis kontak, bisa dilakukan tes patch.
Suatu plester kecil yang mengandung zat-zat yang biasanya menyebabkan dermatitis ditempelkan pada kulit pendeita selama 2 hari untuk melihat apakah terbentuk suatu ruam dibawah salah satu plester tersebut.

Pemeriksaan lain yang digunakan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya adalah biopsi atau pembiakan luka di kulit.

PENGOBATAN

Pengobatan dilakukan dengan cara menghilangkan atau menghindari zat-zat penyebab terjadinya dermatitis kontak.
Untuk mencegah infeksi dan menghindari iritasi, daerah yang terkena harus dibersihkan secara teratur dengan air dan sabun yang lembut. Lepuhan tidak boleh dipecahkan. Verban kering juga bisa mencegah terjadinya infeksi.

Krim atau salep corticosteroid biasanya bisa meringankan gejala-gejala dermatitis kontak yang ringan.
Tablet corticosteroid kadang digunakan pada kasus yang berat.

Pada keadaan tertentu pemberian antihistamin bisa meringankan gatal-gatal.

PENCEGAHAN

Pencegahan dermatitis kontak berarti menghindari kontak dengan zat seperti poison ivy atau sabun keras yang dapat menyebabkan hal itu. Strategi pencegahan meliputi:

   1. Bilas kulit dengan air dan gunakan sabun ringan jika dermatitis karena kontak dengan suatu zat. Usahakan mencuci untuk menghapus banyak iritan atau alergen dari kulit Anda. Pastikan untuk membilas sabun sepenuhnya dari tubuh Anda.
   2. Kenakan kapas atau sarung tangan plastik ketika melakukan pekerjaan rumah tangga untuk menghindari kontak dengan pembersih atau larutan.
   3. Jika di tempat kerja, memakai pakaian pelindung atau sarung tangan untuk melindungi kulit Anda terhadap senyawa berbahaya.
   4. Oleskan krim atau gel penghalang untuk kulit Anda untuk memberikan lapisan pelindung. Juga, gunakan pelembab untuk mengembalikan lapisan terluar kulit dan untuk mencegah penguapan kelembaban.
   5. Gunakan deterjen ringan, tanpa wewangian saat mencuci pakaian, handuk dan selimut. Coba lakukan siklus bilas tambahan pada mesin cuci.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Atopik (Eksim)

Dermatitis Atopik(Eksim) adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal; seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika atau penderita asma dan pada orang-orang yang anggota keluarganya ada yang menderita rinitis alergika atau asma.

PENYEBAB
Penderita dermatitis atopik (Eksim) biasanya juga memiliki penyakit alergi lainnya.
Hubungan antara dermatitis dan penyakit alergi tersebut tidak jelas; beberapa penderita memiliki kecenderungan yang sifatnya diturunkan untuk menghasilkan antibodi secara berlebihan (misalnya immunoglobulin E) sebagai respon terhadap sejumlah rangsangan yang berbeda.

Berbagai keadaan yang bisa memperburuk dermatitis atopik:
# Stres emosional
# Perubahan suhu atau kelembaban udara
# Infeksi kulit oleh bakteri
# Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol).
Pada beberapa anak-anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya dermatitis atopik.

GEJALA
Dermatitis atopik kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir.
Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam berkeropeng yang berwarna merah dan berair.
Dermatitis seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali.

Pada anak-anak dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada 1 atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut.

Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal.
Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin buruk.
Penggarukan dan penggosokan juga bisa merobek kulit dan menciptakan jalan masuk untuk bakteri sehingga terjadi infeksi.



Dengan alasan yang belum pasti, penderita dermatitis atopik jangka panjang kadang mengalami katarak pada usia 20-30an tahun.
Pada penderita dermatitis atopik, herpes simpleks yang biasanya hanya menyerang daerah yang kecil dan ringan, bisa menyebabkan penyakit serius berupa eksim dan demam tinggi (eksim herpetikum).

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala, hasil pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit rinitis alergika atau asma pada keluarga penderita.

PENGOBATAN
Krim atau salep corticosteroid bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal Eksim.
Krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam jangka panjang bisa menyebakan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini diserap ke dalam aliran darah.
Jika krim atau salep sudah tidak efektif lagi, maka digantikan oleh jeli minyak selama 1 minggu atau lebih. Mengoleskan jeli minyak atau minyak sayur bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembaban kulit.
Jika digunakan kembali setelah pemakaiannya dihentikan sesaat, corticosteroid menjadi efektif kembali.

Pada beberapa penderita, ruam semakin memburuk setelah mereka mandi, bahkan sabun dan air menyebabkan kulit menjadi kering dan penggosokan dengan handuk bisa menyebabkan iritasi.
Karena itu dianjurkan untuk lebih jarang mandi, tidak terlau kuat mengusap-usap kulit dengan handuk dan mengoleskan minyak atau pelumas yang tidak berbau (misalnya krim pelembab kulit).

Antihistamin (difenhidramin, hydroxizini) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya.
Obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.

Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.
Penderita sebaiknya belajar mengenali tanda-tanda dari infeksi kulit pada dermatitis atopik (yaitu kulit bertambah merah, pembengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan demam).
Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.

Tablet dan kapsul corticosteroid bisa menimbulkan efek samping yang serius, karena itu hanya digunakan sebagai pilihan terakhir pada kasus yang membandel.
Obat ini bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kelemahan tulang, penekanan kelenjar adrenal dan masalah lainnya, terutama pada anak-anak. Selain itu, efeknya yang menguntungkan hanya bertahan sebentar.

Pada dewasa bisa dilakukan terapi dengan sinar ultraviolet ditambah psoralen dosis oral.
Terapi ini jarang dilakukan pada anak-anak karena efeks samping jangka panjang yang berbahaya, yaitu kanker kulit dan katarak.

PENCEGAHAN
Menghindari kulit kering dapat menjadi salah satu faktor dalam membantu mencegah serangan di masa depan dermatitis. Tips ini dapat membantu Anda meminimalkan efek pengeringan mandi pada kulit Anda:

   1. Frekwensi mandi. Kebanyakan orang yang rentan terhadap dermatitis atopik tidak perlu mandi setiap hari. Coba satu atau dua hari tanpa mandi. Ketika Anda melakukan mandi, batasi diri Anda hanya 15 sampai 20 menit, dan menggunakan air hangat, bukan panas. Menggunakan minyak mandi juga dapat membantu.
   2. Gunakan hanya sabun tertentu atau deterjen sintetis. Pilih sabun ringan yang bersih tanpa berlebihan menghapus minyak alami. Deodoran dan sabun antibakteri mungkin membuatlebih kering kulit Anda. Gunakan sabun hanya pada wajah, ketiak, daerah genital, tangan dan kaki. Gunakan air bersih di tempat lain.
   3. Keringkan diri Anda dengan cermat. Lap kulit Anda dengan cepat dengan telapak tangan Anda, atau tepuk dengan lembut kulit Anda dengan handuk kering lembut setelah mandi.
   4. Melembabkan kulit Anda. Pelembab menahan kulit Anda agar air tidak hilang. Pelembab tebal bekerja dengan baik. Anda mungkin juga ingin menggunakan kosmetik yang mengandung pelembab. Jika kulit Anda sangat kering, Anda mungkin ingin memakai minyak, seperti baby oil, sewaktu kulit Anda masih basah. Minyak memiliki daya tahan lebih daripada pelembab mencegah penguapan air dari permukaan kulit Anda

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Seboreik

Dermatitis Seboreik adalah suatu peradangan pada kulit bagian atas, yang menyebabkan timbulnya sisik pada kulit kepala, wajah dan kadang pada bagian tubuh lainnya.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.
Dermatitis seboreik sering ditemukan sebagai penyakit keturunan dalam suatu keluarga.

Faktor resiko terjadinya dermatitis seboreik:
# Stres
# Kelelahan
# Cuaca dingin
# Kulit berminyak
# Jarang mencuci rambut
# Pemakaian losyen yang mengandung alkohol
# Penyakit kulit (misalnya jerawat)
# Obesitas (kegemukan).

GEJALA
Dermatitis seboreik biasanya timbul secara bertahap, menyebabkan sisik kering atau berminyak di kulit kepala (ketombe), kadang disertai gatal-gatal tetapi tanpa kerontokan rambut.

Pada kasus yang lebih berat, timbul beruntusan/jerawat bersisik kekuningan sampai kemerahan di sepanjang garis rambut, di belakang telinga, di dalam saluran telinga, alis mata dan dada.



Pada bayi baru lahir yang berumur kurang dari 1 bulan, dermatitis seboroik menyebabkan ruam tebal berkeropeng berwarna kuning di kulit kepala (cradle cap) dan kadang tampak sebagai sisik berwarna kuning di belakang telinga atau beruntusan merah di wajah.
Ruam di kulit kepala ini sering disertai dengan ruam popok.

Pada anak-anak, dermatitis seboreik menyebabkan timbulnya ruam yang tebal di kulit kepala yang sukar disembuhkan.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

PENGOBATAN
Pengobatan dermatitis seboreik tergantung kepada usia penderita:

   1. Dewasa.
      - Bisa digunakan sampo yang mengandung seng pirition, selenium sulfida, asam salisilat dan belerang atau ter.
      Sampo digunakan setiap hari sampai ketombenya terkendali, selanjutnya sampo cukup digunakan 2 kali/minggu.
      Pengobatan seringkali harus dilanjutkan selama berbulan-bulan. Jika setelah pengobatan dihentikan dermatitis kembali kambuh, maka sampo tersebut bisa kembali digunakan.
      - Lotion yang mengandung corticosteroid juga bisa dioleskan pada kulit kepala atau bagian tubuh lainnya.
      Pada wajah digunakan lotion yang hanya mengandung corticosteroid 1%. Pemakaian corticosteroid harus secara hati-hati, karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penipisan kulit dan gangguan lainnya.
      - Jika corticosteroid tidak dapat mengatasi ruam, kadang digunakan krim ketoconazole.

   2. Anak-anak.
      Untuk ruam bersisik tebal di kulit kepala, bisa dioleskan minyak mineral yang mengandung asam salisilat secara perlahan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut pada malam hari.
      Selama sisik masih ada, kulit kepala juga dicuci dengan sampo setiap hari; setelah sisiknya menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu.

   3. Bayi.
      Kulit kepala dicuci dengan sampo bayi yang lembut dan diolesi dengan krim hydrocortisone.
      Selama ada sisik, kulit kepala dicuci setiap hari dengan sampo yang lembut; setelah sisik menghilang cukup dicuci 2 kali/minggu. 

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Numuler

Dermatitis Numuler adalah sautu peradangan dan ruam menetap yang menimbulkan gatal, yang ditandai dengan bintik berbentuk uang logam disertai lepuhan-lepuhan kecil, keropeng dan sisik-sisik.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.
Dermatitis numuler biasanya tejadi pada usia setengah baya, terutama yang kulitnya kering dan paling banyak terjadi di musim dingin.

GEJALA
Bintik-bintik bulat berawal sebagai beruntusan/jerawat dan lepuhan yang menyebabkan gatal, yang selanjutnya pecah dan membentuk keropeng.
Bintik-bintik ini lebih jelas tampak di punggung lengan atau tungkai dan di bokong, tetapi bisa juga ditemukan pada batang tubuh.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalnya.

PENGOBATAN
Pengobatan terdiri dari antibiotik per-oral (melalui mulut), krim dan suntikan corticosteroid serta terapi sinar ultraviolet. 

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Herpetiformis

Dermatitis Herpetiformis adalah suatu penyakit kulit yang ditandai dengan adanya sekumpulan lepuhan kecil yang sangat gatal dan pembengkakan kulit yang menyerupai kaligata, yang sifatnya menetap.

Penyakit ini terutama menyerang usia 15-60 tahun; jarang menyerang orang kulit hitam dan orang Asia.

PENYEBAB
Dermatitis herpetiformis adalah suatu penyakit autoimun.
Gluten (protein) di dalam terigu, gandum dan gandum hitam mengaktifkan sistem kekebalan, yang menyerang bagian kulit dan menyebabkan timbulnya ruam dan gatal-gatal.

Hampir semua penderita dermatitis herpetiformis juga menderita penyakit usus (penyakit seliak).
Penderita juga memiliki kecenderungan untuk menderita penyakit tiroid.

GEJALA
Lepuhan-lepuhan kecil biasanya muncul secara bertahap; paling banyak ditemukan di sikut, lutut, bokong, punggung bagian bawah dan kepala bagian belakang. Kadang ditemukan di wajah dan leher.
Penderita merasakan gatal-gatal dan rasa panas yang sangat hebat.




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan gluten-sensitive enteropathy dan immunofluoresensi langsung terhadap contoh jaringan kulit yang terkena.

PENGOBATAN
Penyakit ini diobati dengan dapson dan pemulihan dicapai dalam waktu 1-2 hari.
Dapson memiliki berbagai efek samping, terutama pada sel darah dan biasanya menyebabkan anemia. Karena itu kepada penderita yang mengkonsumsi dapson dilakukan pemantauan terhadap sel darah.
Kebanyakan penyakit ini menetap lama sehingga penderita harus mengkonsumsi dapson selama bertahun-tahun.

Penderita sebaiknya menjalani diet bebas gluten.  


http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Keratosis Pilaris

Keratosis Pilaris adalah suatu kelainan kulit yang sering terjadi, dimana sel-sel kulit yang mati mengelupas dari lapisan kulit paling atas dan membentuk sumbatan yang mengisi lubang pada selubung akar (folikel) rambut.

Penyakit ini cenderung timbul pada musim dingin dan akan menghilang dengan sendirinya pada musim panas.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui; kemungkinan faktor genetik berperan, karena banyak ditemukan dalam satu keluarga.

GEJALA
Sumbatan pada folikel rambut menyebabkan timbulnya jerawat kecil di lengan atas, paha dan bokong.
Bisa juga timbul di wajah, terutama pada anak-anak.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Keratosis pilaris cenderung akan menghilang dengan sendirinya.

Jeli minyak yang dicampur dengan air, krim dingin atau asam salisilat bisa membantu mengempiskan benjolan.
Juga bisa digunakan preparat asam salisilat yang lebih kuat atau krim tretinoin.

PENCEGAHAN
Kelainan ini bisa dicegah dengan menggunakan losyen pelembab secara teratur. 

  http://arenaprofit.com/images/uang.jpg

Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit menahun dan bersifat kambuhan, yang ditandai oleh adanya benjolan bersisik berwarna keperakan dan sejumlah plak (bercak yang menonjol) dengan ukuran yang bervariasi.

Psoriasis paling sering ditemukan pada usia 15-35 tahun.



PENYEBAB
Psoriasis tampaknya merupakan suatu penyakit keturunan dan tampaknya juga berhubungan dengan sistem kekebalan dan respon peradangan.
Paling sering ditemukan di batang tubuh, sikut, lutut, kulit kepala, lipatan kulit atau kuku jari tangan; tetapi bisa menyerang setiap atau seluruh bagian tubuh.



Dalam keadaan normal, pergantian kulit memerlukan waktu sekitar 1 bulan.
Pada psoriasis, proses ini hanya memakan waktu beberapa hari sehingga terjadi penimbunan sel-sel kulit yang mati dan pembentukan sisik-sisik yang tebal.

Psoriasis bukan merupakan penyakit menular.

Psoriasis bisa kambuh tanpa alasan yang jelas, atau kekambuhan bisa terjadi setelah: 
# Sengatan matahari yang hebat
# Iritasi kulit atau cedera (luka bakar, gigitan seranggan, luka sayat, ruam)
# Pemakaian obat anti malaria
# Pemakaian litium
# Pemakaian obat beta-bloker (misalnya propanolol dan metoprolol) atau hampir semua jenis salep maupun krim
# Infeksi virus atau bakteri
# Pemakaian alkohol yang berlebihan
# Obesitas (kegemukan)
# Stres
# Cuaca dingin.

GEJALA
Bercak-bercak di kulit memiliki ciri sebagai berikut:
- kering atau merah
- tertutup oleh sisik berwarna keperakan
- bercak menonjol
- pinggirannya merah
- bisa pecah dan menimbulkan nyeri
- biasanya terpisah satu sama lain
- biasanya ditemukan di sikut, lutut, batang tubuh, kulit kepala atau kuku.

Kulit pecah-pecah, merah dan meradang, bisa disertai dengan pembentukan pustula (bisul kecil).

Bercak yang pertama timbul dapat menghilang dengan sendirinya, tetapi kemudian akan diikuti oleh pembentukan bercak-bercak lainnya.
Beberapa bercak tetap berukuran sebesar kuku ibu jari, sedangkan bercak lainnya bisa tumbuh sampai menutupi daerah tubuh yang luas, kadang membentuk pola spiral atau cincin.

Psoriasis di sekeliling dan di bawah kuku, menyebabkan kuku tampak tebal dan bentuknya berubah.
Alis mata, ketiak, pusar dan selangkangan juga bisa terkena.

Jarang menyebabkan gatal-gatal.

Psoriasis menyebabkan timbulnya lapisan-lapisan di kulit,
Jika daerah ini membaik, kulit akan tampak seperti semula dan pertumbuhan rambut tidak berubah.

Artritis psoriatik menimbulkan gejala yang mirip dengan artritis rematoid, dimana penderita merasakan nyeri pada persendiannya.

Meskipun sangat jarang, psoriasis bisa menutupi seluruh tubuh dan menyebabkan dermatitis psoriatik eksfoliativa, dimana keseluruhan kulit mengalami peradangan.
Jenis psoriasis ini sangat serius karena seperti halnya luka bakar, kelainan ini menyebabkan kulit tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai pelindung terhadap cedera dan infeksi.

Pada psoriasis pustuler, pustula (jerawat berisi nanah) yang berukuran besar dan kecil timbul di tangan dan telapak kaki.
Kadang pustula ini menyebar di seluruh tubuh.

DIAGNOSA
Pola pembentukan sisik yang khas dari psoriasis biasanya dengan mudah dapat dikenali, sehingga tidak diperlukan pemeriksaan diagnostik khusus.

Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit.

Jika disertai nyeri sendi dan sifatnya menetap, dilakukan pemeriksaan rontgen.

PENGOBATAN
Jika hanya terdapat sedikit plak yang kecil, psoriasis dengan cepat akan memberikan respon terhadap pengobatan.
Untuk menjaga kelembaban kulit bisa digunakan salep dan krim yang melumasi kulit (emolien) 1-2 kali/hari

Salep yang mengandung corticosteroid efektif digunakan pada psoriasis dan efektivitasnya bisa ditingkatkan dengan mengoleskan dan kemudian membungkus daerah tersebut dengan selofan (kertas kaca).
Bisa juga diberikan krim vitamin D.
Salep dan krim yang mengandung asam salisilat atau aspal batubara juga digunakan untuk mengobati psoriasis.
Kebanyakan obat-obat tersebut dioleskan 2 kali/hari.

Kadang digunakan obat yang lebih kuat, yaitu antralin; tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit dan meninggalkan noda pada pakaian.

Jika kulit kepala terkena, digunakan shampo yang mengandung antralin.

Sinar ultra violet juga bisa membantu meredakan psoriasis.
Berjemur dibawah sinar matahari seringkali membantu menghilangkan plak di daerah tubuh yang lebih luas.

Untuk prosiasis yang meluas, terapi sinar ultra violet bisa ditambah dengan psoralen, yaitu obat yang menyebabkan kulit sangat peka terhadap efek sinar ultra violet.
Gabungan dari psoralen dan sinar ultra violet (PUVA) biasanya efektif dan bisa membersihkan kulit selama beberapa bulan.
Tetapi PUVA bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit, karena itu pengobatan ini harus diawasi secara ketat.

Untuk jenis psoriasis yang serius dan menyebar luas, bisa diberikan methotrexate.
Obat ini mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel kulit.
Methotrexate digunakan pada penderita yang tidak memberikan respon terhadap pengobatan lainnya.
Obat ini sangat efektif pada kasus-kasus yang berat, tetapi bisa menimbulkan efek yang merugikan pada sumsum tulang, ginjal dan hati.

Obat lainnya yang juga efektif tetapi menimbulkan efek samping yang serius adalah cyclosporin.

Obat yang paling efektif untuk psoriasis pustuler adalah etretinat dan isotretinoin, yang juga digunakan untuk mengobati jerawat yang parah.

PENCEGAHAN
Meskipun tindakan merawat tidak akan menyembuhkan psoriasis, tetapi dapat membantu memperbaiki penampilan dan nuansa kulit rusak. Langkah-langkah ini dapat bermanfaat untuk Anda:

   1. Mandi setiap hari. Mandi setiap hari membantu menghilangkan sisik dan menyejukkan kulit yang meradang. Tambahkan minyak mandi, koloid havermut, garam Epsom atau garam Laut Mati ke air dan rendam selama minimal 15 menit. Hindari air panas dan sabun kasar, yang dapat memperburuk gejala. Sebaliknya, gunakan air hangat dan sabun ringan yang telah ditambahkan minyak dan lemak.
   2. Gunakan pelembab. Lap kulit Anda setelah mandi, kemudian segera oleskan pelembab berbasis salep saat kulit Anda masih basah. Untuk kulit sangat kering, minyak lebih disukai - mereka mempunyai daya tahan lebih dari krim atau lotion dan lebih efektif untuk mencegah air menguap dari kulit Anda. Selama cuaca dingin, kering, Anda mungkin perlu untuk memakai pelembab beberapa kali sehari.
   3. Tutup daerah yang terkena dampak dalam semalam. Untuk membantu menyembuhkan ruam dan mengelupaskan kulit, oleskan salep berbasis pelembab ke kulit Anda dan bungkus dengan plastik dalam semalam. Di pagi hari lepas dan bersihkan area tersebut dengan mandi atau shower.
   4. Paparkan seminim mungkin sinar matahari ke kulit. Jumlah yang terkontrol sinar matahari dapat secara signifikan menyembuhkan lesi, tapi terlalu banyak sinar matahari dapat memicu atau memperburuk penyakit dan meningkatkan resiko kanker kulit. Jika Anda berjemur, yang terbaik adalah mencoba sesi pendek atau tidak lebih tiga kali seminggu. Menyimpan catatan kapan dan berapa lama Anda di bawah sinar matahari untuk membantu menghindari overexposure. Dan pastikan untuk melindungi kulit yang sehat dengan tabir surya minimal 15 SPF, beri perhatian ke telinga, tangan dan wajah. Sebelum memulai berjemur, tanyakan dokter Anda tentang cara terbaik untuk menggunakan sinar matahari alami untuk merawat kulit Anda.
   5. Gunakan obat krim atau salep. Menggunakan krim atau salep yang mengandung hidrokortison atau asam salisilat untuk mengurangi gatal dan pengelupasan. Jika Anda menderita kulit kepala psoriasis, cobalah samphoo obat yang mengandung tar batubara. Untuk hasil terbaik, ikuti petunjuk pemakaian.
   6. Hindari pemicu psoriasis, jika mungkin. Cari tahu apa yang memicu, jika ada, memperburuk psoriasis Anda dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah atau menghindari mereka. Infeksi, luka kulit Anda, stres, merokok dan paparan sinar matahari yang intens semua bisa memperburuk psoriasis.
   7. Hindari minum alkohol. Konsumsi alkohol dapat menurunkan efektivitas beberapa perawatan psoriasis .

 

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg   

Jenis-Jenis Psoriasis

Apa itu Psoriasis

Psoriasis ialah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang, penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik.

Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari, (bahkan bisa terjadi lebih cepat) pergantian sel kulit yang banyak dan menebal.

Sampai saat ini penyakit Psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit Psoriasis.

   1. Eritrodermis Psoriasis

      Tipe psoriasis ini sangat berbahaya, seluruh kulit penderita menjadi merah matang dan bersisik, fungsi perlindungan kulit hilang, sehingga penderita mudah terkena infeksi.

   2. Psoriatik Arthritis

      Timbul dengan peradangan sendi, sehingga sendi terasa nyeri, membengkak dan kaku, sama persis seperti gejala rematik. Pada tahap ini, penderita harus segera ditolong agar sendi-sendinya tidak sampai terjadi kropos

   3. Psoriasis Guttate

      Psoriasis Guttate (GUH-tate) adalah salah satu bentuk dari psoriasis yang mulai timbul sejak waktu anak-anak atau remaja. kata guttate berasal dari bahasa Latin yang berarti “jatuh”.(drop). Bentuk psoriasis ini menyerupai bintik-bintik merah kecil di kulit. bercak (lesions) guttate biasanya timbul pada badan dan kaki. Bintik-bintik ini biasanya tidak setebal atau bersisik seperti bercak-bercak (lesions) pada psoriasis plak.

   4. Psoriasis Inverse

      Inverse psoriasis ditemukan pada ketiak, pangkal paha, dibawah payudara, dan di lipatan-lipatan kulit di sekitar kemaluan dan panggul Tipe psoriasis ini pertama kali tampak sebagai bercak (lesions) yang sangat merah dan biasanya lack the scale associated dengan psoriasis plak. Bercak itu bisa tampak licin dan bersinar. Psoriasis Inverse sangat (particularly irritating) menganggu karena iritasi yang disebabkan gosokan/garukan dan keringat karena lokasinya di lipatan-lipatan kulit dan daerah sensitif tender). terutama sangat mengganggu bagi penderita yang gemuk dan yang mempunyai lipatan kulit yang dalam.

   5. Psoriasis Kuku

      menyerang dan merusak kuku dibagian bawah kuku tumbuh banyak sisik seperti serbuk, jenis ini termasuk yang sulit/bandel untuk disembuhkan bagi penderita.

   6. Psoriasis Plak

      Hampir 80% dari penderita psoriasis adalah tipe Psoriasis plak yang secara ilmiah sisebut juga psoriasis vulgaris (yang berarti umum). Tipe plak ini bersifat meradang pada kulit menimbulkan bercah merah yang dilapisi dengan kulit yang tumbuh berwarna keperakan yang umum nya akan terlihat pada sekitar alis,lutut, kepala (seperti ketombe), siku juga bagian belakang tubuh sekitar panggul serta akan meluas kebagian-bagian kulit lainnya.

   7. Psoriasis Pustular

      Kasus Psoriasis Pustular (PUHS-choo-ler) terutama banyak ditemui pada orang dewasa. Karakteristik dari penderita PUHS-choo-ler ini adalah timbulnya Pustules putih (blisters of noninfectious pus) yang dikelilingi oleh kulit merah. Pus ini meliputi kumpulan dari sel darah putih yang bukan merupakan suatu infeksi dan juga tidak menular. Bentuk psioriasis yang pada umumnya tidak biasa ini mempengaruhi lebih sedikit dari 5 % dari seluruh penderita psoriasis. Psoriasis ini, bisa terkumpul dalam daerah tertentu pada tubuh, contohnya, pada tangan dan kaki. Psoriasis Pustular juga dapat ditemukan menutupi hampir seluruh tubuh, dengan kecenderungan membentuk suatu siklus - reddening (membuat kulit merah??) yang diikuti oleh pembentukan pustules dan scaling.

   8. Psoriasis Scalp

      Psoriasis tipe ini tampak pada batas rambut, kepala (seperti ketombe), kening, sekitar leher juga dibelakang telinga, berupa seperti sisik kulit atau serbuk 

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg

Pitiriasis Rosea

Pitiriasis Rosea adalah suatu penyakit ringan yang menyebabkan peradangan kulit disertai pembentukan sisik berwarna kemerahan.

Bisa terjadi pada berbagai usia tetapi paling sering timbul pada dewasa muda.
Biasanya muncul selama musim semi dan musim dingin.


PENYEBAB
Diduga penyebabnya adalah sejenis virus.

GEJALA
Suatu serangan biasanya berlangsung selama 4-8 minggu.

Biasanya pitiriasis rosea berawal sebagai suatu bercak tunggal dengan ukuran yang lebih besar, yang disebut herald patch atau mother patch.
Beberapa hari kemudian akan muncul bercak lainnya yang lebih kecil.
Bercak sekunder ini paling banyak ditemukan di batang tubuh, terutama di sepanjang tulang belakang.

Ruam memiliki batas yang tegas, bisa menyebar, kelainan kulitnya tampak seperti sisik yang tengahnya lepas tetapi pinggirannya menempel.
Kulit tampak merah dan meradang, disertai gatal-gatal yang sifarnya ringan sampai berat.
Daerah berbentuk bulat atau oval ini biasanya timbul di batang tubuh.

Bisa timbul kelelahan, sakit kepala dan kadang rasa gatal yang sangat mengganggu.




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Biasanya tanpa pengobatan, ruam akan menghilang dalam waktu 4-5 minggu, meskipun kadang bisa menetap sampai 2 bulan atau lebih.

Sinar matahari buatan maupun sinar matahari alami bisa meredakan pitiriasis lebih cepat dan mengurangi rasa gatal.

Krim yang mengandung mentol bisa mengurangi gatal.

Meskipun jarang, bisa diberikan corticosteroid per-oral (melalui mulut) untuk gatal-gatal yang hebat.

Untuk mengurangi gatal bisa diberikan antihistamin per-oral.

  http://arenaprofit.com/images/uang.jpg

Liken Planus

Liken Planus merupakan penyakit gatal yang kambuhan, dimulai sebagai ruam dari benjolan kecil yang menyebar, yang kemudian menyatu membentuk plak yang bersisik dan kasar (bercak menonjol).

Sekitar 50% penderita liken planus juga memiliki luka terbuka di mulutnya.

PENYEBAB
Penyebab yang pasti tidak diketahui, tetapi tampaknya berhubungan dengan reaksi alergi atau reaksi kekebalan.

Penyakit ini timbul setelah pemaparan alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) yang kuat, seperti obat-obatan, zat warna dan zat kimia lainnya.
Gejala-gejalanya meningkat pada saat penderita mengalami stres emosional, kemungkinan karena adanya perubahan sistem kekebalan selama terjadinya stres.

Liken planus biasanya terjadi pada usia separuh baya, jarang menyerang anak-anak.
Serangan pertama bisa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan, membaik lalu kambuh kembali selama bertahn-tahun.

Obat atau zat kimia yang berhubungan dengan terjadinya liken planus adalah:
# Senyawa emas (yang digunakan untuk mengobati artritis)
# Antibiotik
# Arsen
# Yodium
# Obat malaria (klorokin, kuinakrin, kuinidin)
# Antimon
# Fenotiazin
# Diuretik (klorotiazid).

GEJALA
Episode pertama bisa dimulai secara bertahap atau secara mendadak dan menetap selama beberapa minggu atau beberapa bulan.
Biasanya menghilang dengan sendirinya, tetapi bercak-bercak seringkali kambuh lagi dan bisa berulang selama beberapa tahun.
Ruam hampir selalu menyebabkan gatal, kadang sangat berat.

Benjolan biasanya berwarna ungu dan memiliki pinggiran yang bersiku-siku.
Jika sinar dari samping diarahkan kepada benjolan ini, akan timbul kemilau yang khas.
Jika digaruk atau terjadi cedera kulit yang ringan, bisa timbul benjolan yang baru.
Setelah ruam membaik, kadang meninggalkan pewarnaan gelap di kulit.

Biasanya ruam menyebar secara simetris, paling sering di mulut, batang tubuh, pergelangan tangan sebelah dalam, tungkai, ujung penis dan vagina. Wajah jarang terkena.
Ruam di tungkai, biasanya lebar dan bersisik.
Ruam kadang menyebabkan bercak kebotakan di kulit kepala.




Luka terbuka di mulut biasanya berwarna putih kebiruan dan membentuk garis.
Luka ini sering timbul sebelum munculnya ruam kulit.
Biasanya tidak menimbulkan nyeri, kecuali bila lukanya sangat dalam.




DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan pola dari kekambuhan penyakit ini.

Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi kulit.

PENGOBATAN
Obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab liken planus harus dihindari.

Antihistamin (misalnya diphenhydramine, hydroxizin atau chlorpheniramine) bisa diberikan untuk mengatasi gatal-gatal.

Corticosteroid bisa disuntikkan kedalam benjolan, dioleskan ke kulit atau diberikan per-oral (melalui mulut), kadang disertai obat lain seperti tretinoin.

Untuk luka mulut yang terasa nyeri bisa diberikan obat kumur yang mengandung lidocain, digunakan sebelum makan.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg
 

Dermatitis Eksfoliatif Generalisata

Dermatitis Eksfoliatif Generalisata adalah peradangan hebat yang mengenai seluruh permukaan kulit dan menyebabkan kemerahan dan pembentukan sisik yang berat.

PENYEBAB
Bisa disebabkan oleh obat-obat tertentu:
# Penicillin
# Sulfonamid
# Isoniazid
# Phenitoin
# Barbiturat.

Bisa juga merupakan komplikasi dari penyakit kulit lainnya, seperti:
- Dermatitis atopik
- Psoriasis
- Dermatitis kontak.

Limfoma tertentu juga bisa menyebabkan dermatitis eksfoliatif generalisata.

GEJALA
Dermatitis eksfoliatif bisa dimulai secara tiba-tiba maupun secara mendadak.

Seluruh permukaan kulit menjadi merah, bersisik, menebal dan kadang membentuk keropeng.

Beberapa penderita merasakan gatal-gatal dan kelenjar getah beningnya membesar.

Penderita mengalami demam, tetapi mereka merasakan kedinginan karena begitu banyak panas yang hilang melalui kulit yang rusak.
Sejumlah besar cairan dan protein bisa meresap melalui kulit dan kulit yang rusak merupakan penghalang infeksi yang buruk.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

PENGOBATAN
Diagnosis dini dan pengobatan penting untuk mencegah infeksi dan hilangnya cairan dan protein.

Obat-obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab dermatitis eksfoliatif generalisata dihindari.
Jika penyebabnya limfoma, harus segera diobati.

Penderita dermatitis eksfoliatif yang berat harus dirawat dan mendapatkan antibiotik (untuk infeksi), cairan intravena (untuk menggantikan cairan yang hilang melalui kulit) dan tambahan makanan.
Perawatan berupa obat-obatan dan selimut hangat untuk mengendalikan suhu tubuh.
Untuk melindungi kulit dioleskan jeli minyak.

Jika pengobatan lainnya gagal, bisa diberikan corticosteroid (misalnya prednisone) per-oral atau intravena.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Stasis

Dermatitis Stasis adalah suatu peradangan menahun (berupa kemerahan, pembentukan sisik dan pembengkakan) pada tungkai bawah yang teraba hangat, yang sering meninggalkan bekas berupa kulit yang berwarna coklat gelap.

PENYEBAB
Dermatitis stasis merupakan akibat dari penimbunan darah dan cairan di bawah kulit, sehingga cenderung terjadi pada penderita vena varikosa (varises) dan pembengkakan (edema).

GEJALA
Dermatitis stasis biasanya timbul di pergelangan kaki.

Pada awalnya kulit menjadi merah dan sedikit bersisik.
Setelah beberapa minggu atau beberapa bulan, warna kulit berubah menjadi coklat gelap.

Pengumpulan darah dibawah kulit yang terjadi sebelumnya sering tidak dihiraukan, sehingga terjadi pembengkakan dan kemungkinan infeksi, yang akhirnya menyebabkan kerusakan kulit yang berat (ulserasi).



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Pengobatan jangka panjang bertujuan mengurangi kemungkinan penimbunan darah di dalam vena di sekitar pergelangan kaki.
Mengangkat kaki dalam posisi yang lebih tinggi dari dada akan menghentikan penimbunan darah di dalam vena dan penimbunan cairan di dalam kulit.

Menggunakan stoking penyangga yang tepat bisa membantu mencegah kerusakan kulit yang serius dengan cara mencegah penimbunan cairan di tungkai yang lebih bawah.
Biasanya tidak diperlukan pengobatan tambahan.

Untuk dermatitis yang aktif, kompres yang menyejukkan (misalnya bantalan yang direndam dalam air ledeng), bisa membuat kulit terasa lebih baik dan bisa membantu mencegah infeksi.
Jika keadaannya memburuk, bisa digunakan perban yang lebih menyerap.
Bisa juga diberikan krim kortikosteroid yang sering dikombinasikan dengan pasta seng oksida.

Antibiotik diberikan hanya jika kulit telah terinfeksi.

Kadang diambil kulit dari bagian tubuh lainnya untuk dicangkokkan guna menutupi luka terbuka yang sangat lebar.

Beberapa penderita mungkin memerlukan sepatu Unna, yaitu suatu alat yang menyerupai pembalut gips yang berisi pasta gelatin yang mengandung seng.
Sepatu ini membantu melindungi kulit dari iritasi dan pasta membantu menyembuhkan kulit.
Jika penderita merasa tidak nyaman mengenakan sepatu ini, pasta yang sama bisa digunakan dibawah balutan penyangga elastik.

Pada dermatitis stasis, kulit mudah teriritasi; karena itu sebaiknya penderita menghindari pemakaian krim antibiotik, krim anestetik, alkohol, lanolin atau bahan kimia lainnya sebab bisa memperburuk keadaan.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis)

Neurodermatitis (Dermatitis Garukan Terlokalisir, Liken Simpleks Kronis) adalah suatu peradangan menahun pada lapisan kulit paling atas yang menimbulkan rasa gatal.
Penyakit ini menyebabkan bercak-bercak penebalan kulit yang kering, bersisik dan berwarna lebihi gelap, dengan bentuk lonjong atau tidak beraturan.



PENYEBAB
Liken simpleks kronis bisa terjadi sebagai akibat sesuatu (misalnya baju)
yang bersentuhan dengan kulit atau mengiritasi kulit sehingga seseorang menggaruk-garuk daerah tersebut.
Sebagai akibat dari iritasi menahun akan terjad penebalan kulit. Kulit yang menebal ini menimbulkan rasa gatal sehingga merangsang penggarukan yang akan semakin mempertebal kulit.
Penyakit ini menimbulkan warna kecoklatan pada daerah yang terkena.

# Penyakit ini biasanya berhubungan dengan: Dermatitis atopik
# Psoriasis
# Kecemasan, depresi ataupun gangguan psikis lainnya.

Lebih banyak ditemukan pada wanita dan biasanya timbul pada usia 20-50 tahun.

GEJALA
Liken simpleks kronis bisa timbul di setiap bagian tubuh, termasuk anus (pruritus ani) dan vagina (pruritus vulva).

Pada stadium awal, kulit tampak normal tetapi terasa gatal.
Selanjutnya timbul bercak-bercak bersisik, kering dan berwarna lebih gelap sebagai akibat dari penggarukan dan penggosokan.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Untuk mengendalikan rasa gatal diberikan antihistamin per-oral dan krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang terkena.
Bisa juga diberikan suntikan corticosteroid di bawah kulit.
Obat lainnya untuk mengendalikan rasa gatal adalah hydroxizin atau doxepin.

Jika neurodermatitis timbul di sekeliling anus atau vagina, maka pengobatan terbaik adalah krim corticosteroid.
Untuk melindungi daerah yang terkena, diatas krim bisa dioleskan seng oksida.

Untuk mengurangi stres bisa diberikan obat penenang atau anti-depresi. 


http://arenaprofit.com/images/uang.jpg
 

 

Drug Rashes

Drug Rashes adalah ruam-ruam kulit yang merupakan efek samping dari obat-obatan.

Obat-obatan bisa menyebabkan hampir setiap jenis ruam, tetapi ruam akibat obat-obatan yang paling penting adalah:
# Kaligata (urtikaria)
# Nekrolisis epidermal toksika
# Eritema multiformis
# Sindroma Stevens-Johnson
# Eritema nodosum.

PENYEBAB
Obat-obatan menyebabkan timbulnya ruam melalui beberapa cara:

   1. Reaksi alergi.
      Setelah minum obat tertentu untuk pertama kalinya, seseorang bisa mengalami sensitisasi (menjadi peka). Pemakaian berikutnya bisa memicu terjadinya suatu reaksi alergi.
      Biasanya dalam beberapa menit (kadang sampati beberapa jam atau beberapa hari kemudian), timbul ruam-ruam di kulit.
      Gejala alergi lainnya yang bisa timbul bersamaan dengan munculnya ruam di kulit adalah hidung meler, mata berair atau suatu serangan asma.

   2. Secara langsung.
      Obat-obatan juga bisa menyebabkan timbulnya ruam kulit secara langsung, tanpa melalui suatu reaksi alergi.
      Contohnya:
      - kortikosteroid bisa menyebabkan timbulnya jerawat dan menyebabkan penipisan kulit
      - antikoagulan bisa menyebabkan memar-memar jika darah meresap ke bawah kulit.

   3. Fotosensitivitas.
      Obat-obat tertentu menyebabkan kulit sangat peka terhadap efek sinar matahari.
      Obat-obat tersebut adalah:
      - obat anti-psikosa
      - tetrasiklin
      - antibiotik yang mengandung sulfa
      - klorotiazid
      - beberapa pemanis buatan.
      Pada saat obat diminum tidak langsung timbul ruam di kulit, tetapi jika terpapar oleh sinar matahari akan muncul daerah kemerahan atau abu-biru di kulit yang kadang terasa gatal.


GEJALA
Gejala drug rashes beratnya bervariasi, mulai dari kemerahan yang ringan di daerah kulit tertentu disertai beruntus-beruntus kecil, sampai kepada pengelupasan seluruh kulit.


Ruam bisa timbul segera setelah penderita minum obat tertentu (misalnya kaligata bisa terjadi setelah minum penisilin) atau baru muncul beberapa jam bahkan beberapa hari kemudian.

Kadang ruam baru timbul beberapa tahun kemudian.
Arsen bisa menyebabkan pengelupasan dan perubahan warna kulit, bahkan menyebabkan keganasan beberapa tahun setelah diminum.

Ruam kulit yang bisa disebabkan oleh obat-obatan


Ruam kulit
Uraian
Contoh obat yg dapat menyebabkan ruam kulit
Fixed drug eruption
Ruam berwarna merah gelap atau ungu, yg kembali muncul pada titik yg sama setiap kali obat yg sama diminum
Ruam paling sering ditemukan di mulut atau alat kelamin
- Antibiotik (tetrasiklin & antibiotik yg mengandung sulfa)
-Fenolftalein (digunakan pada beberapa pencahar)
Purpura
- Bintik-bintik keunguan di kulit
-  Paling sering ditemukan di tungkai
-  Diuretik
-  Beberapa antikoagulan
Jerawat
Jerawat kecil & bintik-bintikmerah tersebar, terutama di wajah, bahu & dada bagian atas
-  Kortikosteroid
- Yodium
-  Bromida
-  Fenitoin
-  Steroid anabolik
Kaligata
Bentol-bentol berwarna merah & putih, menandakan suatu reaksi alergi
-  Penisilin
- Aspirin
-  Pewarna tertentu yg digunakan dalam pembuatan obat
Morbiliformis atau ruam makulopapular
Ruam mendatar berwarna merah, kadang juga disertai bentol-bentol atau jerawat kecil, menyerupai campak
Hampir semua obat, terutama barbiturat, ampisilin, golongan sulfa, antibiotik lainnya
Sindroma Steven-Johnson atau ruam yg tidak terlalu berat yg menyerang selaput lendir
Lepuhan-lepuhan kecil atau ruam seperti kaligata pada selaput mulut atau vagina atau ujung penis
Penisilin
Antibiotik yg mengandung sulfa
Barbiturat
Beberapa obat untuk tekanan darah tinggi & kencing manis
Dermatitis eksfoliativa
Kulit di seluruh tubuh menebal, berwarna merah & bersisik
Penisilin
-  Antibiotik yg mengandung sulfa


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Kebanyakan reaksi obat menghilang bila pemakaian obat penyebab timbulnya ruam kulit dihentikan.

Untuk meringankan gatal dan kulit kering bisa diberikan salep corticosteroid.

Kebanyakan kasus kaligata akan segera mereda tanpa pengobatan, tetapi bila perlu bisa diberikan antihistamin atau corticosteroid per-oral (melalui mulut).
Jika kelainan kulit yang terjadi sangat serius, diberikan suntikan epinephrine atau corticosteroid.

  http://arenaprofit.com/images/uang.jpg

Eritema Multiformis

Eritema Multiformis adalah suatu penyakit yang ditandai oleh adanya bercak-bercak kemerahan yang menonjol dan biasanya tersebar secara simetris di seluruh tubuh.

PENYEBAB
Eritema multiformis merupakan suatu reaksi alergi yang terjadi sebagai respon terhadap obat-obatan, infeksi atau penyakit.

Obat-obatan yang dihubungkan dengan eritema multiformis adalah:
- sulfonamid
- penisilin
- barbiturat
- fenitoin.
Sedangkan infeksi yang dihubungkan dengan penyakit ini adalah herpes simpleks dan infeksi oleh mikoplasma.

Penyebab yang pasti tidak diketahui.
Diduga terjadi kerusakan pembuluh darah kulit yang diikuti oleh kerusakan jaringan kulit.
Hampir 90% kasus eritema multiformis berhubungan dengan herpes simpleks atau infeksi mikoplasma.
Penyakit ini terutama menyerang anak-anak dan dewasa muda.

GEJALA
Biasanya eritema multiformis muncul secara tiba-tiba, dengan bercak-bercak kemerahan dan lepuhan-lepuhan yang paling sering ditemukan di telapak tangan. telapak kaki dan wajah.
Lepuhan di bibir dan selaput mulut bisa mengeluarkan darah.

Bercak merah berbentuk bulat dan mendatar tersebar di kedua sisi tubuh.
Bercak ini bisa membentuk cincin berwarna gelap dengan bagian tengahnya berwarna ungu keabuan (seperti sasaran tembakan, target lesion).

Kulit yang kemerahan ini kadang menimbulkan rasa gatal.
Gejala lainnya adalah cold sore (luka di dekat mulut akibat demam), kelelahan, demam dan nyeri persendian.

Serangan eritema multiformis berlangsung selama 2-4 minggu dan bisa kambuh lagi selama beberapa tahun.


Sindroma Steven-Johnson merupakan suatu bentuk eritema multiformis yang sangat berat.
Lepuhan-lepuhan muncul di selaput mulut, tenggorokan, anus, kemaluan dan mata. Kulit lainnya tampak merah.
Kerusakan pada selaput mulut menyebabkan penderita mengalami gangguan makan dan bila mulut dikatupkan terasa sangat nyeri, sehingga penderita mengiler.
Mata sangat nyeri, membengkak dan penuh dengan nanah sehingga tertutup rapat-rapat. Pada kornea bisa terbentuk jaringan parut.
Lubang pengeluaran air kemih juga bisa terkena sehingga penderita merasakan sakit ketika berkemih.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Tujuan pengobatan adalah mengatasi penyebab, meringankan gejala dan mencegah infeksi.
Pemakaian obat yang dicurigai segera dihentikan.

Untuk kasus yang ringan:
# Kelainan kulit dikompres dengan kain basah
# Antihistamin untuk mengurangi gatal-gatal
# Analgesik-antipiretik untuk mengatasi demam dan rasa tidak enak badan
# Obat bius topikal (terutama untuk luka di mulut) untuk mengurangi rasa sakit ketika penderita makan atau minum.

Untuk kasus yang berat:
# Penderita dirawat di rumah sakit dan ditempatkan di unit perawatan intensif
# Untuk mengendalikan peradangan diberikan corticosteroid
# Untuk menghentikan proses penyakit diberikan immunoglobulin intravena
# Untuk mengatasi infeksi sekunder diberikan antibiotik.

Jika diduga penyebabnya adalah herpes simpleks, biasanya diberikan acyclovir per-oral (melalui mulut).

Jika kelainan di mulut menyebabkan penderita mengalami kesulitan makan ataupun minum, maka cairan dan zat gizi diberikan melalui infus.
  

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Granuloma Annuler

Granuloma Annuler adalah suatu penyakit kulit menahun yang ditandai dengan adanya benjolan kecil yang kenyal (nodul), yang membentuk cincin dengan bagian tengah yang normal atau agak cekung.

Granuloma annuler paling sering menyerang anak-anak dan dewasa muda.


PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.

Pada sekelompok kecil penderita, sekumpulan nodul granuloma annuler timbul jika kulit terpapar sinar matahari.

GEJALA
Nodul pada granuloma annuler tampak berwarna kekuningan atau sewarna dengan kulit di sekitarnya; bisa ditemukan 1 atau beberapa cincin.

Biasanya tidak menimbulkan nyeri atau gatal.
Paling sering ditemukan di kaki, tungkai, tangan atau jari tangan.






DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan biopsi.

PENGOBATAN
Biasanya granuloma menghilang dengan sendirinya tanpa perlu diberikan pengobatan khusus.

Untuk mempercepat hilangnya nodul, bisa diberikan corticosteroid dalam bentuk krim atau disuntikkan langsung ke dalam nodul.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Rosaea

Rosasea adalah suatu kelainan kulit yang menetap, yang menyebabkan timbulnya jerawat-jerawat kecil yang berwarna kemerahan dan pecahnya pembuluh darah, biasanya di tengah-tengah wajah.

Rosasea biasanya muncul selama atau setelah usia pertengahan.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.

Penyakit ini disertai dengan pelebaran pembuluh darah yang berada tepat di bawah kulit.
Paling sering ditemukan pada orang-orang yang mudah mengalami memar.

Rosasea bisa ditemukan bersama penyakit kulit lainnya (jerawat, seborea) atau penyakit mata (blefaritis, keratitis).

GEJALA
Wajah tampak kemerahan, bisa hanya pada bagian wajah tertentu atau pada seluruh bagian wajah.
Pada wajah juga ditemukan telangiektasi (pelebaran pembuluh darah kecil).

Terjadi penebalan kulit, terutama di sekitar hidung sehingga hidung tampak merah disertai banyaknya kelenjar minyak dan membengkak . Keadaan ini disebut rinofima.
Bentuk hidung tampak seperti bola lampu dan kulitnya berminyak.
Kadang rosasea timbul di batang tubuh, lengan dan tungkai.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Penderita sebaiknya menghindari makanan-makanan yang bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah di kulit, seperti makanan yang pedas, alkohol, kopi dan soda yang mengandung caffeine.

Antibiotik per-oral (melalui mulut) bisa mengatasi rosasea; yang paling efektif dan menimbulkan paling sedikit efek samping adalah tetracycline.
Antibiotik salep/krim (misalnya gel metronidazole) juga efektif.

Untuk mengembalikan bentuk hidung seperti semula pada rinofima, biasanya dilakukan pembedahan, bisa dengan sinar laser atau dermabrasi.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Dermatitis Perioral

Dermatitis Perioral adalah suatu penyakit kulit yang ditandai oleh adanya beruntus-beruntus merah di sekitar mulut.

PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui.
Dermatitis perioral terutama menyerang wanita yang berusia 20-60 tahun dan bisa muncul setelah pemakaian salep kortikosteroid di wajah untuk mengobati suatu penyakit.

GEJALA
Dermatitis perioral bisa sangat menyerupai jerawat atau rosasea.
Diantara batas bibir dengan ruam kulit biasanya dipisahkan oleh daerah kulit yang normal.

Bisa terasa sangat gatal dan bahkan sampai menyengat.
Di sekitar bibir tampak beruntus-beruntus kecil kemerahan. Kadang beruntus-beruntus tersebut membentuk plak (daerah kemerahan yang menonjol) atau bercak (daerah kemerahan yang mendatar).


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Pengobatan yang terbaik adalah tetracyclin per-oral (melalui mulut).

Jika penyakitnya berat dan pemberian antibiotik tidak dapat memperbaiki ruam kulit, maka diberikan obat jerawat isotretinoin.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Nekrolisis Epidermal Toksika

Nekrolisis Epidermal Toksika adalah sautu penyakit kulit yang bisa berakibat fatal, dimana lapisan kulit paling atas mengelupas lembar demi lembar.

PENYEBAB
Sepertiga kasus nekrolisis epidermal toksika disebabkan oleh suatu reaksi terhadap suatu obat.
Obat yang paling sering menyebabkan penyakit ini adalah:
# Penisilin
# Antibiotik yang mengandung sulfa
# Barbiturat
# Antikonvulsi (anti-kejang)
# Obat anti peradangan non-steroid
# Allopurinol.

Sepertiga kasus lainnya terjadi bersamaan dengan penyakit serius lainnya sehingga mempersulit diagnosis.
Sepertiga sisa kasus penyebabnya tidak diketahui.

Keadaan ini jarang terjadi pada anak-anak.

GEJALA
Penyakit ini berawal sebagai daerah kemerahan yang menimbulkan nyeri dan segera menyebar.

Bisa terbentuk lepuhan atau lapisan kulit paling atas mengelupas tanpa pembentukan lepuhan. Sentuhan atau tekanan yang ringan bisa menyebabkan pengelupasan kulit yang luas. Hal ini menyebabkan daerah tersebut tampak seperti terkena luka bakar.

Penderita merasa tidak enak badan, menggigil dan demam.
Dalam waktu 3 hari bisa terjadi pengelupasan kulit yang luas dan keadaan ini seringkali menyebar ke selaput lendir mata, mulut dan alat kelamin.

Pengelupasan kulit bisa berakibat fatal. Sejumlah besar cairan dan garam menguap. Penderita menjadi peka terhadap infeksi.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Penderita dirawat di rumah sakit dan segera menghentikan pemakaian obat yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala tersebut.
Penderita diisolasi dan dibungkus dengan perban pelindung.
Diberikan cairan dan garam melalui infus.
Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.

Pemberian corticosteroid masih bersifat kontroversial. Beberapa ahli berpendapat sangat menguntungkan jika corticosteroid diberikan; sedangkan ahli lainnya berpendapat sebaiknya tidak diberikan corticosteroid.
Corticosteroid menyebabkan penekanan sistem kekebalan sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi yang serius. 

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Eritema Nodosum

Eritema Nodosum adalah suatu peradangan yang menyebabkan terbentuknya benjolan merah yang lunak (nodul) di bawah kulit; paling sering ditemukan diatas tulang kering, tetapi kadang menyerang lengan dan bagian tubuh lainnya.

PENYEBAB
Eritema nodosum seringkali bukan merupakan suatu penyakit tersendiri, tetapi merupakan tanda dari beberapa penyakit lainnya atau merupakan suatu sensitivitas (kepekaan) terhadap suatu obat.
Yang paling sering terserang penyakit ini adalah dewasa muda dan bisa terjadi kekambuhan.

Pada anak-anak, penyakit ini paling sering timbul setelah pilek atau nyeri tenggorokan, terutama jika penyebabnya adalah bakteri streptokokus.

Pada dewasa, penyebab yang paling sering ditemukan adalah infeksi streptokokus dan sarkoidosis.
Penyebab lainnya adalah:
# Lepra
# Koksikioidomikosis
# Histoplasmosis
# Tuberkulosis
# Psitakosis
# Limfogranuloma venereum
# Kolitis ulserativa.

Penyakit ini juga bisa merupakan suatu reaksi terhadap obat, terutama antibiotik yang mengandung sulfa, yodium, bromida dan pil KB.

GEJALA
Nodul eritema nodosum biasanya muncul diatas tulang kering, tampak seperti memar yang menonjol, yang secara bertahap warnanya akan berubah dari pink menjadi coklat kebiruan.
Nodul ini bisa menimbulkan nyeri.

Penderita mengalami demam dan nyeri persendian; kelenjar getah bening di dada kadang membesar.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya dan hasil pemeriskaan fisik.
Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi.

PENGOBATAN
Obat yang diduga menjadi penyebab terjadinya eritema nodosum, segera dihentikan pemakaiannya.

Jika penyebabnya adalah infeksi streptokokus, diberikan antibiotik.

Tirah baring bisa mengurangi nyeri.

Jika tidak ditemukan infeksi maupun obat sebagai penyebabnya, bisa diberikan aspirin.

Jika hanya ditemukan beberapa nodul bisa diobati dengan menyuntikkan corticosteroid langsung ke dalam nodul.
Jika nodulnya banyak, kadang diberikan tablet corticosteroid.

http://arenaprofit.com/images/uang.jpg 

Ulkus Dekubitus (Bedsores)

Ulkus Dekubitus (Luka akibat penekanan, Ulkus kulit, Bedsores) adalah kerusakan kulit yang terjadi akibat kekurangan aliran darah dan iritasi pada kulit yang menutupi tulang yang menonjol, dimana kulit tersebut mendapatkan tekanan dari tempat tidur, kursi roda, gips, pembidaian atau benda keras lainnya dalam jangka panjang.

Bagian tubuh yang sering mengalami ulkus dekubitus adalah bagian dimana terdapat penonjolan tulang, yaitu sikut, tumit, pinggul, pergelangan kaki, bahu, punggung dan kepala bagian belakang.

PENYEBAB
Kulit kaya akan pembuluh darah yang mengangkut oksigen ke seluruh lapisannya.
Jika aliran darah terputus lebih dari 2-3 jam, maka kulit akan mati, yang dimulai pada lapisan kulit paling atas (epidermis).

Penyebab dari berkurangnya aliran darah ke kulit adalah tekanan. Jika tekanan menyebabkan terputusnya aliran darah, maka kulit yang mengalami kekurangan oksigen pada mulanya akan tampak merah dan meradang lalu membentuk luka terbuka (ulkus).
Gerakan yang normal akan mengurangi tekanan sehingga darah akan terus mengalir. Kulit juga memiliki lapisan lemak yang berfungsi sebagai bantalan pelindung terhadap tekanan dari luar.

Resiko tinggi terjadinya ulkus dekubitus ditemukan pada:

   1. Orang-orang yang tidak dapat bergerak (misalnya lumpuh, sangat lemah, dipasung)
   2. Orang-orang yang tidak mampu merasakan nyeri, karena nyeri merupakan suatu tanda yang secara normal mendorong seseorang untuk bergerak.
      Kerusakan saraf (misalnya akibat cedera, stroke, diabetes) dan koma bisa menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk merasakan nyeri.
   3. Orang-orang yang mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) tidak memiliki lapisan lemak sebagai pelindung dan kulitnya tidak mengalami pemulihan sempurna karena kekurangan zat-zat gizi yang penting.
      Karena itu penderita malnutrisi juga memiliki resiko tinggi menderita ulkus dekubitus.
   4. Gesekan dan kerusakan lainnya pada lapisan kulit paling luar bisa menyebabkan terbentuknya ulkus.
      Baju yang terlalu besar atau terlalu kecil, kerutan pada seprei atau sepatu yang bergesekan dengan kulit bisa menyebabkan cedera pada kulit.
      Pemaparan oleh kelembaban dalam jangka panjang (karena berkeringat, air kemih atau tinja) bisa merusak permukaan kulit dan memungkinkan terbentuknya ulkus.


GEJALA
Ulkus dekubitus kebanyakan menyebabkan nyeri dan gatal-gatal; tetapi jika terdapat gangguan pada indera perasa, ulkus yang dalampun tidak menimbulkan nyeri.

Ulkus dekubitus dikelompokkan ke dalam beberapa stadium:
# Stadium 1 : ulkus belum terbentuk seutuhnya
# Stadium 2 : kulit merah dan membengkak, seringkali disertai oleh pembentukan lepuhan, lapisan kulit paling atas mulai mati
# Stadium 3 : ulkus mulai timbul di kulit, menyusup ke lapisan kulit yang lebih dalam
# Stadium 4 : ulkus menembus kulit dan lemak, sampai ke otot
# Stadium 5 : terjadi kerusakan otot
# Stadium 6 : merupakan stadium ulkus yang paling dalam, dimana terjadi kerusakan tulang dan kadang terjadi infeksi tulang.

Jika kulit terluka atau robek maka akan timbul masalah baru, yaitu infeksi.
Infeksi memperlambat penyembuhan ulkus yang dangkal dan bisa berakibat fatal terhadap ulkus yang lebih dalam.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Mengobati ulkus dekubitus lebih sulit daripada mencegahnya.
Pada stadium awal, ulkus biasanya membaik dengan sendirinya setelah tekanan dihilangkan. Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi protein dan kalori tambahan bisa mempercepat penyembuhan.

Jika kulit terluka sebaiknya ditutup dengan perban. Agar tidak melekat pada luka, gunakan perban yang dilapisi teflon atau mengandung jeli minyak.
Untuk ulkus yang lebih dalam, digunakan perban yang mengandung bahan yang menyerupai gelatin, yang bisa membantu pertumbuhan kulit yang baru.

Jika luka mengalami infeksi atau mengeluarkan nanah, sebaiknya dibersihkan dengan sabun atau gunakan cairan desinfektan (misalnya povidon-iodin).

Kadang dokter membuang bagian kulit yang mati dengan bantuan pisau bedah (debridemen).

Ulkus yang dalam sulit untuk diobati.
Kadang perlu dilakukan pencangkokan kulit sehat pada daerah yang mengalami kerusakan. Tetapi pencangkokan ini tidak selalu dapat dilakukan, terutama pda usia lanjut yang menderita malnutrisi.

Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.
Jika tulang dibawahnya terinfeksi (osteomielitis) diberikan antibiotik jangkan panjang karena osteomielitis sulit disembuhkan dan bisa menyebar melalui aliran darah.

PENCEGAHAN
Ulkus dekubitus menyebabkan nyeri dan bisa berakibat fatal.
Ulkus juga menyebabkan masa perawatan di rumah sakit menjadi lebih panjang dan menghabiskan biaya lebih banyak.

Untuk mencegah terbentuknya ulkus bisa dilakukan beberapa tindakan berikut:
# Merubah posisi pasien yang tidak dapat bergerak sendiri, minimal setiap 2 jam sekali untuk mengurangi tekanan
# Melindungi bagian tubuh yang tulangnya menonjol dengan bahan-bahan yang lembut (misalnya bantal, bantalan busa)
# Mengkonsumsi makanan sehat dengan zat gizi yang seimbang
# Menjaga kebersihan kulit dan mengusahakan agar kulit tetap kering.

Jika pasien harus menjalani tirah baring dalam waktu yang lama, bisa digunakan kasur khusus, yaitu kasur yang diisi dengan air atau udara.
http://arenaprofit.com/images/uang.jpg
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar