Rabu, 31 Oktober 2012

Kanker Kulit


Karsinoma Sel Basal 
Karsinoma Sel Skuamosa 
Melanoma 
Sarkoma Kaposi (kanker pembuluh darah kulit) 
Penyakit Paget 


Karsinoma Sel Basal

Karsinoma Sel Basal adalah suatu kanker yang berasal dari lapisan epidermis paling bawah.

PENYEBAB
Lebih dari 90% kanker tumbuh di kulit yang secara rutin terpapar sinar matahari atau penyinaran ultraviolet lainnya. Karsinoma sel basal juga bisa ditemukan di kulit kepala.
Paling sering muncul pada usia diatas 40 tahun.

Faktor resiko lainnya adalah:
# Faktor genetik (sering terjadi pada kulit terang, mata biru atau hijau dan rambut pirang atau merah)
# Pemaparan sinar X yang berlebihan atau penyinaran lainnya.

GEJALA
Karsinoma sel basal biasanya menyerang permukaan kulit yang terpapar oleh sinar matahari.
Tumor berawal sebagai benjolan licin yang sangat kecil (nodul) dan tumbuh sangat lambat, kadang begitu lambatnya sehingga tidak diperhatikan. Tetapi kecepatan pertumbuhan pada setiap tumor berlainan dan ada yang mencapai ukuran 2,5 cm dalam waktu 1 tahun.

Pada bagian tengah nodul bisa terbentuk tukak atau keropeng.
Kadang kanker tumbuh mendatar dan tampak seperti jaringan parut.
Batas pinggir kanker kadang tampak memutih.

Kanker bisa mengalami perdarahan dan membentuk keropeng lalu sembuh, sehingga penderita menduganya sebagai luka dan bukan kanker.
Sebetulnya pergantian antara perdarahan dan penyembuhan ini merupakan ciri yang khas untuk karsinoma sel basal atau karsinoma sel skuamosa.

Karsinoma sel basal jarang menyebar ke bagian tubuh yang jauh, tetapi lebih sering menyusup dan merusak jaringan di sekitarnya.
Jika karsinoma sel basal tumbuh di dekat mata, mulut, tulang atau otak, maka invasi dari kanker bisa berakibat sangat serius.
Pengangkatan tumor secara dini bisa mencegah kerusakan hebat pada struktur di bawahnya.




DIAGNOSA
Diagnosis seringkali bisa ditegakkan melalui gejala-gejalanya.

Sebagai prosedur standar untuk memperkuat diagnosis biasanya dilakukan biopsi kulit.

PENGOBATAN
Biasanya kanker diangkat melalui pengorekan lalu dibakar dengan jarum listrik (kuretase dan elektrodesikasi) atau dipotong dengan pisau bedah.
Sebelumnya diberikan suntikan anestesi.

Jarang dilakukan terapi penyinaran.

Untuk tumor kambuhan dan karsinoma sel basal yang menyerupai jaringan parut, bisa dilakukan pembedahan mikroskopik (bedah Mohs).

PENCEGAHAN
Lindungi kulit dari cahaya matahari dengan menggunakan topi, kemeja lengan panjang, celana panjang atau rok panjang.

Sinar matahari yang paling kuat adalah pada tengah hari, karena itu sebaiknya hindari sinar matahari pada tengah hari.

Gunakan tabir surya berkualitas tinggi, minimal dengan SPF 15, yang menghambat sinar UV A dan UV B.
Oleskan tabir surya minimal setengah jam sebelum bepergian dan oleskan sesering mungkin.

Periksalah kulit secara teratur untuk mengetahui adanya berbagai perubahan yang mengarah kepada keganasan (pertumbuhan baru di kulit yang membentuk tukak, mudah berdarah, sukar sembuh, berubah warna, ukuran, struktur, terasa nyeri, meradang atau gatal).
 
 

Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa adalah kanker yang berasal dari lapisan tengah epidermis.

Penyakit Bowen adalah suatu bentuk karsinoma sel skuamosa yang terbatas pada epidermis dan belum menyusup ke jaringan di bawahnya (dermis).
Kulit yang terkena tampak coklat-merah dan bersisik atau berkeropeng dan mendatar, kadang menyerupai bercak pada psoriasis, dermatitis atau infeksi jamur.

PENYEBAB
Lebih dari 90% kanker kulit tumbuh di daerah yang terpapar oleh sinar matahari atau sinar ultra violet lainnya.
Hal ini diduga merupakan penyebab utama dari semua jenis kanker kulit.

Faktor resiko lainnya adalah:
# Faktor genetik (kanker kulit lebih sering ditemukan pada orang berkulit terang, mata biru atau hijau dan rambut pirang atau merah)
# Pencemaran oleh bahan kimia
# Pemaparan berlebihan oleh sinar X atau radiasi lainnya

GEJALA
Karsinoma sel skuamosa biasanya timbul pada kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi bisa juga tumbuh di kulit manapun atau di tempat-tempat tertentu (misalnya lidah atau selaput mulut).
Kanker ini bisa tumbuh pada kulit normal maupun pada kulit yang rusak akibat pemaparan sinar matahari (keratosis aktinik).

Karsinoma sel skuamosa berawal sebagai daerah kemerahan yang bersisik dengan permukaan berkeropeng yang tidak kunjung sembuh.
Kemudian tumor akan tumbuh menonjol, kadang permukaannya menyerupai kutil.
Pada akhirnya kanker menjadi sebuah luka terbuka dan tumbuh ke dalam jaringan di bawahnya.





Kebanyakan karsinoma sel skuamosa hanya mempengaruhi daerah di sekitarnya, yaitu menembus ke dalam jaringan di sekitarnya.
Tetapi kadang terjadi penyebaran ke tempat yang jauh (metastase), yang bisa berakibat fatal.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

Untuk membedakan kanker kulit dari penyakit lainnya, dilakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan kulit untuk diperiksa dengan mikroskop).

PENGOBATAN
Karsinoma sel skuamosa dan penyakit Bowen diatasi dengan mengangkat tumor, baik dengan cara kuretasi dan elektrodesikasi maupun memotongnya dengan pisau bedah.

Keratosis aktinik bisa berubah menjadi karsinoma sel skuamosa.
Keratosis aktinik dihancurkan dengan larutan nitrogen atau krim fluorourasil.

PENCEGAHAN
Lindungi kulit dari sinar matahari dengan menggunakan topi, kemeja lengan panjang, celana panjang atau rok panjang.

Cahaya matahari yang paling kuat adalah di siang hari, karena itu hindarilah cahaya matahari pada siang hari.

Gunakan tabir surya yang berkualitas tinggi (dengan SPF minimal 15).
Oleskan tabir surya minimal setengah jam sebelum terkena cahaya matahari dan ulangi sesering mungkin.

# Periksa kulit secara teratur, hal-hal yang perlu dicurigai adalah: Adanya pertumbuhan baru yang membentuk tukak atau penyembuhannya lambat
# Perubahan warna, ukuran dan struktur pertumbuhan di kulit atau adanya peradangan, nyeri, gatal atau perdarahan
# Luka di kulit yang asimetris, batas pinggirannya tidak teratur, warnanya lebih dari 1 macam atau diameternya lebih besar dari 6 mm. 
 
 
 

Melanoma

Melanoma adalah kanker kulit yang berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit).

PENYEBAB
Faktor resiko terjadinya melanoma adalah:
# Riwayat keluarga yang menderita melanoma
# Rambut merah atau pirang
# Adanya tahi lalat atipik multipel (tanda lahir)
# Terdapat keratosis aktinik pre-kanker
# Frekels (bintik-bintik coklat) yang sangat jelas di punggung bagian atas
# Mengalami serangan lepuhan akibat luka bakar sinar matahari sebanyak 3 kali atau lebih sebelum berusia 20 tahun.

GEJALA
Melanoma bisa berawal sebagai pertumbuhan kulit baru yang kecil dan berpigmen pada kulit yang normal.
Paling sering tumbuh pada kulit yang terpapar sinar matahari, tetapi hampir separuh kasus tumbuh dari tahi lalat yang berpigmen.




Melanoma mudah menyebar ke bagian tubuh yang jauh (metastase), dimana akan terus tumbuh dan menghancurkan jaringan.

Semakin sedikit pertumbuhan melanoma ke dalam kulit, maka semakin besar peluang untuk menyembuhkannya.
Jika melanoma telah tumbuh jauh ke dalam kulit, akan lebih mungkin menyebar melalui pembuluh getah bening dan pembuluh darah dan bisa menyebabkan kematian dalam beberapa bulan atau tahun.

Perjalanan penyakit melanoma bervariasi dan tampaknya dipengaruhi oleh kekuatan pertahanan oleh sistem kekebalan tubuh.
Beberapa penderita yang keadaan kesehatannya baik, bisa bertahan hidup selama bertahun-tahun meskipun melanomanya telah menyebar.

Tanda-tanda peringatan akan terbentuknya melanoma:

   1. Bintik atau tahi lalat berpigmen (terutama yang berwarna hitam atau biru tua) yang semakin membesar
   2. Perubahan warna pada tahi lalat, terutama pigmentasi merah, putih dan biru di kulit sekelilingnya
   3. Perubahan pada kulit diatas bintik yang berpigmen, misalnya perubahan konsistensi atau bentuk
   4. Tanda-tanda peradangan pada kulit di sekitar tahi lalat.

DIAGNOSA
Untuk memastkan diagnosis dilakukan biopsi (pengambilan contoh jaringan untuk diperiksa dengan mikroskop).

PENGOBATAN
Jika belum menyebar, keseluruhan melanoma bisa diangkat melalui pembedahan. Angka kesembuhannya mendekati 100%.
Tetapi seseorang yang pernah menderita melanoma, memiliki resiko kembali menderita melanoma. Karena itu sebaiknya dia melakukan pemeriksaan kulit secara teratur.

Untuk melanoma yang telah menyebar dilakukan kemoterapi, tetapi angka kesembuhannya rendah dan keadaan ini sering berakibat fatal.

Pengobatan eksperimental dengan immunoterapi interleukin-2 memberikan hasil yang menjanjikan.

PENCEGAHAN
Lindungi kulit dari sinar matahari dengan cara:
# Gunakan tabir surya setiap hari (minimal dengan SPF 15)
# Gunakan topi, kaca mata, kemeja lengan panjang, celana panjang atau rok panjang
# Jangan terlalu lama berjemur dibawah sinar matahari
# Hindari sinar matahari pada tengah hari (jam 10 - 14). 
 
 

Sarkoma Kaposi (kanker pembuluh darah kulit)

Sarkoma Kaposi adalah kanker yang berasal dari pembuluh darah, biasanya pada kulit.

PENYEBAB
Pada penderita AIDS, penyakit ini terjadi akibat gangguan sistem kekebalan dan penelitian terakhir menyebutkan adanya kombinasi antara gangguan sistem kekebalan dengan sejenis virus herpes yang belum teridentifikasi.

GEJALA
Terdapat 2 macam bentuk sarkoma Kaposi:

   1. Penyakit pada usia lanjut, biasanya pada orang Eropa, Yahudi atau Itali.
      Kanker tumbuh sangat lambat dan jarang menyebar.
   2. Penyakit pada anak-anak dan pria muda di Afrika dan pada penderita AIDS.
      Kanker tumbuh jauh lebih cepat dan seringkali melibatkan pembuluh darah pada organ dalam.

Pada pria usia lanjut, sarkoma Kaposi biasanya tampak sebagai bintik ungu atau coklat tua di jari kaki atau tungkai.
Kanker bisa tumbuh sampai berukuran bebarapa sentimeter atau lebih, sebagai daerah berwarna gelap yang mendatar atau agak menonjol, yang cenderung mengalami perdarahan dan membentuk tukak.
Kanker bisa menyebar secara perlahan ke tungkai.

Pada orang Afrika dan pada penderita AIDS, kanker biasanya pertama kali muncul sebagai bintik pink, merah atau ungu, yang berbentuk lonjong atau bundar.
Bintik-bintik ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, tetapi seringkali tumbuh di wajah.
Dalam beberapa bulan bintik-bintik lainnya muncul di beberapa bagian tubuh, termasuk mulut, juga pada organ dalam dan kelenjar getah bening dan bisa menyebabkan perdarahan internal.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil biopsi kulit.

PENGOBATAN
Sarkoma Kaposi pada usia lanjut yang tumbuh lambat dan tidak disertai gejala lainnya, tidak memerlukan pengobatan sama sekali.
Tetapi bintik yang terbentuk bisa diobati dengan pembekuan, terapi sinar X atau elektrokauterisasi (penghancuran jaringan dengan menggunakan jarum listrik).

Untuk penderita AIDS dan bentuk kanker yang agresif, belum ada pengobatan yang sangat memuaskan.
Kemoterapi dengan etoposid, vincristine, vinblastin, bleomycin dan doxorubicin memberikan hasil yang mengecewakan.
Alfa-interferon dam suntikan vincristine ke dalam kanker bisa bisa memperlambat perkembangan penyakit.  


Penyakit Paget

Penyakit Paget adalah suatu kanker kulit yang jarang terjadi, yang menyerupai dermatitis (peradangan kulit berupa bercak kemerahan) dan berasal dari kelenjar di dalam atau di bawah kulit).

Penyakit Paget biasanyanya berasal dari kanker pada saluran susu di payudara, sehingga kanker ini biasanya ditemukan di sekitar puting susu.

GEJALA
Penyakit Paget juga bisa tampak sebagai ruam merah berkeropeng di selangkangan atau sekitar anus; tumor ini berasal dari kelenjar keringat di sekitarnya.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

PENGOBATAN
Seluruh kanker diangkat melalui pembedahan. 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar