Rabu, 31 Oktober 2012

Kelainan Rambut

 

Hirsutisme (Rambut Berlebihan) 
Kebotakan (Alopesia) 
Psedofolikulitis Barbae 
Bulu/Rambut Tubuh Berlebihan (Excessive Hairiness)... 
Rambut yang Tumbuh Ke Dalam 
 

Hirsutisme (Rambut Berlebihan)

Hirsutisme adalah suatu keadaan dimana rambut tumbuh secara berlebihan pada kulit yang biasanya tidak terlalu banyak memiliki rambut.

PENYEBAB
Hirsutisme bisa terjadi baik pada pria maupun wanita.
Penyebab yang biasa ditemukan adalah:
# Genetik (keturunan).
Keadaan ini seringkali diturunkan dalam satu keluarga, terutama pada orang-orang Mediteranian.
# Kelainan sistem endokrin.
- Sindroma polikista indung telur
- Sindroma Cushing
- Hiperplasia adrenal kongenitalis
- Pubertas prekox
# Obat-obatan : minoksidil, steroid androgenik, testosteron.

Penyebab yang jarang:
# Menopause
# Pubertas
# Kehamilan
# Kelenjar adrenal yang hiperaktif
# Karsinoma adrenokortikal
# Tumor atau kanker indung telur
# Obat-obatan : aminoglutetimid, siklosporin, obat yang mengandung androgen atau progestin, glukokortikoid, metoklopramid.

Faktor resiko terjadinya hirsutisme:
- Riwayat hirsutisme dalam keluarga
- Kelainan endokrin
- Pemakaian androgen (steroid androgenik atau testosteron)
- Usia lanjut.

GEJALA
Hirsutisme menyebabkan pembesaran akar rambut, pembesaran dan peningkatan pigmentasi rambut serta pertumbuhan rambut dengan pola penyebaran yang secara normal ditemukan pada pria.

Masalah yang sangat mengganggu pada hirsutisme adalah pertumbuhan rambut wajah yang berlebihan.

Hirsutisme bisa dihubungkan dengan suatu keadaan yang disebut maskulinisasi, dimana:
- suara menjadi lebih berat
- rambut di wajah tumbuh secara berlebihan
- massa otot bertambah
- ukuran payudara mengecil
- ukuran alat kelamin membesar
- siklus menstruasi tidak teratur.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Mungkin perlu dilakukan pemeriksaan diagnostik berikut:
# Pemeriksaan darah untuk menentukan kadar LH (luteinizing hormone), FSH, prolaktin dan hormon lainnya
# CT scan perut
# USG.

PENGOBATAN
Sebagai penanggulangan sementara bisa dilakukan tindakan berikut:
- pencukuran rambut
- pencabutan rambut
- waxing (menggosok dengan lilin)
- pemakaian bahan kimia untuk merontokkan rambut (depilatori.
Jika rambutnya halus, bisa digunakan pemutih rambut untuk menutupinya.

Tindakan permanen untuk mengangkat rambut adalah dengan merusak akar rambut dan satu-satunya cara yang aman adalah dengan elektrolisis.

Jika penyebabnya adalah menopause, maka perlu dipertimbangkan untuk menjalani terapi sulih hormon.

Jika penyebabnya adalah tumor atau kanker indung telur, mungkin perlu dilakukan tindakan pembedahan atau pengobatan lainnya.

Jika penyebabnya adalah peningkatan kadar androngen, bisa diatasi dengan deksametason dosis rendah, pil KB atau obat-obat anti-androgen.

Jika penyebabnya adalah kelainan endokrin, maka pengobatan terhadap kelainan endokrin yang ditemukan akan dapat mengatasi masalah pertumbuhan rambut yang berlebihan dan gejala lainnya. 
 
 
 

Kebotakan (Alopesia)

Kebotakan (alopesia) adalah hilangnya sebagian atau seluruh rambut.

Sejalan dengan pertambahan usia, pada pria dan wanita akan terjadi penurunan kepadatan rambut.
Pria memiliki pola kebotakan khusus yang berhubungan dengan hormon testosteron. Jika seorang pria tidak menghasilkan testosteron (akibat kelainan genetik atau dikebiri), maka dia tidak akan memiliki pola kebotakan tersebut.
Wanita juga memiliki pola kebotakan yang khusus.

Alopesia paling sering terjadi pada kulit kepala, biasanya terjadi secara bertahap dan bisa seluruh kulit kepala kehilangan rambutnya (alopesia totalis) atau hanya berupa bercak-bercak di kulit kepala.
Sekitar 25% pria mulai mengalami kebotakan pada usia 30 tahun dan sekitar duapertiga pria menjadi botak pada usia 60 tahun.

Rata-rata kulit kepala mengandung 100.000 helai rambut dan setiap harinya, rata-rata sebanyak 100 helai rambut hilang dari kepala.
Setiap helai rambut berumur 4,5 tahun, dengan pertumbuhan sekitar 1 cm/bulan. Biasanya pada tahun ke 5 rambut akan rontok dan dalam waktu 6 bulan akan diganti oleh rambut yang baru.
Kebotakan yang diturunkan terjadi akibat kegagalan tubuh untuk membentuk rambut yang baru, bukan karena kehilangan rambut yang berlebihan.

PENYEBAB
Penyebabnya bisa berupa:
# Keturunan
# Penuaan
# Perubahan hormon
# Demam
# Keadaan kulit lokal
# Penyakit sistemik
# Obat-obat tertentu, misalnya yang digunakan untuk mengobati kanker atau vitamin A yang berlebihan
# Pemakaian sampo dan pengering rambut yang berlebihan
# Stres emosional atau stres fisik
# Perilaku cemas (kebiasaan menarik-narik rambut atau menggaruk-garuk kulit kepala)
# Luka bakar
# Terapi penyinaran
# Tinea kapitis
# Trikotilomania.

GEJALA

Kebotakan pola pria

Kebotakan pola pria adalah suatu pola khusus dari kebotakan pada pria, yang disebabkan oleh perubahan hormon dan faktor keturunan.

Kebotakan terjadi karena adanya penciutan akar rambut yang menghasilkan rambut yang lebih pendek dan lebih halus. Hasil akhir dari keadaan ini adalah akar rambut yang sangat kecil, yang tidak memiliki rambut.
Penyebab gagalnya pertumbuhan rambut baru belum sepenuhnya dimengerti, tetapi hal ini berhubungan dengan faktor keturunan dan hormon androgen, terutama dihidrotestosteron yang berasal dari testosteron.

Kebotakan pola pria dimulai pada garis rambut; secara bertahap, garis rambut mundur membentuk huruf M.
Rambut menjadi lebih halus dan tidak tumbuh sepanjang sebelumnya.
Rambut di ubun-ubun juga mulai menipis dan pada akhirnya ujung atas dari garis rambut yang berbentuk M bertemu dengan ubun-ubun yang menipis, membentuk kebotakan yang menyerupai tapal kuda.




Kebotakan pola wanita

Kebotakan pola wanita adalah kehilangan rambut pada wanita akibat perubahan hormon, penuaan dan faktor keturunan.

Kebotakan terjadi karena adanya kegagalan pertumbuhan rambut yang baru. Penyebab dari kegagalan tersebut belum sepenuhnya dimengerti, tetapi diduga berhubungan dengan faktor keturunan, penuaan dan kadar hormon androgen.
Perubahan kadar hormon androgen bisa mempengaruhi pertumbuhan rambut. Setelah menopause, banyak wanita yang merasakan rambutnya menipis, sedangkan rambut wajahnya menjadi lebih kasar.

Pola kebotakan pada wanita berbeda dengan kebotakan pada pria. Rambut di garis rambut (dahi) tetap, sedangkan rambut di bagian kepala lainnya menipis.
Mungkin terdapat kehilangan rambut yang lebih di ubun-ubun, tetapi jarang berkembang menjadi kebotakan total seperti yang terjadi pada pria.

Kebotakan pada wanita juga bisa disebabkan oleh:
- kerontokan rambut yang bersifat sementara (effluvium telogen)
- kerusakan rambut akibat penataan rambut, pengeritingan atau penarikan rambut
- alopesia areata
- obat-obatan
- penyakit kulit tertentu.




Alopesia toksika.

Alopesia toksika atau alopesia karena keracunan bisa terjadi akibat:
# Penyakit berat yang disertai demam tinggi.
# Dosis yang berlebihan dari beberapa obat (terutama talium, vitamin A dan retinoid)
# Obat kanker
# Kelenjar tiroid atau kelenjar hipofisa yang kurang aktif
# Kehamilan.

Kerontokan rambut bisa terjadi selama 3-4 bulan setelah penyakit atau keadaan lainnya.
Biasanya kerontokan bersifat sementara dan rambut akan tumbuh kembali.


Alopesia areata

Alopesia areata adalah suatu keadaan dimana secara tiba-tiba terjadi kerontokan rambut di daerah tertentu, biasanya pada kulit kepala atau janggut.
Pada alopesia universalis terjadi kerontokan pada semua rambut tubuh; sedangkan pada alopesia totalis terjadi kebotakan total pada rambut kepala.

Pola kebotakan yang terjadi adalah khas, yaitu berupa bercak berbentuk bundar.
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi kadang dihubungkan dengan penyakit autoimun.




Trikotilomania

Trikotilomania adalah hilangnya rambut sebagai akibat dari dorongan yang kuat untuk menarik-narik rambut.
Hilangnya rambut bisa membentuk suatu bercak bundar atau tersebar di kulit kepala.

Trikotilomania merupakan suatu perilaku kompulsif, yang mungkin berasal dari adanya stres emosional maupun stres fisik.
Paling sering ditemukan pada anak-anak, tetapi kebiasaan ini bisa menetap sepanjang hidup penderita.




Alopesia karena jaringan parut.

Kebotakan terjadi di daerah jaringan parut.
Jaringan parut mungkin berasal dari luka bakar, cedera berat atau terapi penyinaran.

Penyebab lain dari alopesia karena jaringan parut adalah:
- lupus eritematosus
- liken planus
- infeksi bakteri atau jamur yang bersifat menetap
- sarkoidosis
- tuberkulosis
- kanker kulit.

DIAGNOSA
Menentukan jenis kebotakan secara sederhana hanya melalui pengamatan terkadang sulit, karena itu dilakukan biopsi kulit untuk membantu menegakkan diagnosisnya.
Dengan biopsi bisa diketahui keadaan dari akar rambut sehingga bisa ditentukan penyebab dari kebotakan.

Pola kebotakan pria maupun wanita biasanya didiagnosis berdasarkan pola dan gambaran hilangnya rambut.

PENGOBATAN
Kehilangan rambut karena penyakit, terapi penyinaran atau pemakaian obat, tidak memerlukan pengobatan khusus.
Jika penyakitnya membaik atau jika pengobatan dihentikan, biasanya rambut akan kembali tumbuh.
Selama rambut masih dalam pertumbuhan, penderita bisa menggunakan rambut palsu, topi atau penutup kepala lainnya.

Kebotakan pola pria maupun wanita bersifat menetap. Jika penderita merasa tidak terganggu dengan penampilannya, maka tidak perlu dilakukan pengobatan.

Ada 2 macam obat yang digunakan untuk mengatasi kebotakan pola pria maupun wanita, yaitu minoxidil dan propesia.
Minoxidil dioleskan langsung ke kulit kepala. Obat ini bisa memperlambat kerontokan rambut, tetapi bila pemakaiannya dihentikan, maka kebotakan akan kambuh kembali.
Propesia menghambat pembentukan hormon yang berperan dalam terjadinya kebotakan. Obat ini lebih efektif dibandingkan dengan minoxidil dan tidak menimbulkan efek terhadap kadar testosteron dalam tubuh.

Pencangkokan rambut dilakukan dengan mengangkat sekumpulan kecil rambut dari daerah dimana rambut masih tumbuh dan menempatkannya di daerah yang mengalami kebotakan.
Hal ini bisa menyebabkan terbentuknya jaringan parut di daerah donor dengan resiko infeksi yang rendah.
Prosedur ini mungkin harus dilakukan secara berulang dan biayanya mahal.

Cara lain yang aman dan tidak terlalu mahal untuk mengatasi kebotakan pola pria maupun wanita adalah merubah gaya penyisiran rambut atau menggunakan rambut palsu.

Untuk alopesia areata bisa dilakukan pengobatan berikut:
- corticosteroid topikal (dioleskan langsung ke kulit kepala)
- suntikan steroid subkutan (dibawah kulit)
- terapi sinar ultraviolet
- mengoleskan bahan iritatif ke daerah yang botak untuk merangsang pertumbuhan kembali.

Pada trikotilomania, mencukur kepala bisa mempertahankan rambut, tetapi tidak mengatasi akar permasalahannya.
Orang tua sebaiknya membantu menemukan masalahnya dan ikut terlibat dalam pengobatan.
Dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan psikis.

PENCEGAHAN
Tips berikut ini dapat membantu menjaga kesehatan rambut dan dapat meminimalkan rambut rontok:

   1. Makan makanan yang bergizi seimbang.
   2. Tangani rambut Anda dengan lembut. Bila mungkin, biarkan rambut Anda kering secara alami.
   3. Hindari gaya rambut yang ketat, seperti kepang, disanggul atau ekor kuda.
   4. Hindari memuntir, menggosok atau menarik rambut Anda.
   5. Periksa dengan ahli perawatan rambut tentang gaya rambut atau teknik yang dapat membantu mengurangi efek botak.
   6. Obat minoxidil mendorong pertumbuhan rambut baru dan mencegah kerontokan rambut lebih lanjut pada beberapa orang. Produk pertumbuhan rambut OTC lain tidak terbukti memiliki manfaat. 
 
 
 
 

Psedofolikulitis Barbae

Pseudofolikulitis Barbae adalah peradangan pada folikel (akar rambut) di daerah tempat tumbuhnya janggut.

Peradangan ini terjadi karena rambut yang keriting/ikal, sehingga ujungnya menusuk kulit.
Keadaan ini paling sering terjadi pada rambut jenggot yang keriting, terutama pada pria berkulit hitam.

PENYEBAB
Bakteri stafilokokus.

GEJALA
Kulit di daerah tempat tumbuhnya janggut tampak memerah, terasa gatal dan ditemukan jerawat atau bisul kecil.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.

Biakan dari jaringan kulit yang terinfeksi bisa menunjukkan adanya bakteri penyebab infeksi.

PENGOBATAN
Pengobatan terbaik adalah membiarkan jenggot tumbuh panjang. Jika rambut jenggot memanjang, maka tidak akan menggulung dan menusuk kulit.

Jika tidak menginginkan jenggotnya tumbuh, bisa digunakan depilatori yang mengandung tioglikolat atau tretinoin ( asam retinoat), tetapi obat tersebut dapat mengiritasi kulit. 
 
 
 

Bulu/Rambut Tubuh Berlebihan (Excessive Hairiness)

Perbedaan tiap orang mengenai jumlah rambut tubuh sangat luas variasinya. Usia, kelamin, ras dan etnis asli seseorang, dan faktor keturunan menentukan jumlah rambut tubuh. definisi rambut ‘berlebihan’ adalah subyektif. Pada beberapa budaya, laki-laki berbulu dipertimbangkan sebagai maskulin; sebaliknya, keadaan berbulu dijauhkan. Beberapa wanita tidak suka memiliki rambut tubuh manapun, sedangkan yang lain tidak memikirkan hal itu. Jarang, rambut berlebihan ada ketika lahir (karena gangguan menurun) tetapi biasanya terjadi kemudian di dalam kehidupan. Pada wanita dan anak-anak, atau indung telur yang merupakan hasil kelebihan produksi hormon pria. Keadaan ini bisa juga diakibatkan dari penggunaan obat-obatan tertentu, seperti minoxidil, phenytoin, cyclosporine, dan anabolic steroid. Porphyria cutanea tarda, sebuah gangguan kekurangan enzim, juga bisa menyebabkan pertumbuhan rambut yang berlebihan.

DIAGNOSA

Karena beberapa gangguan medis merangsang pertumbuhan rambut yang berlebihan, dokter harus membedakan rambut yang berlebihan yang dihasilkan pada masalah medis yang mendasari dari rambut yang tumbuh yang hanya berhubungan dengan masalah kecantikan.

Seorang dokter pertama kali memeriksa gejala-gejala lain pada androgen yang berlebihan, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, suara yang mendalam, kebotakan, atau fitur sindrom Cushing, seperti muka bulat besar dan bantalan pada lemak di antara bahu. Jika setiap gejala ini ada, dokter melakukan pemeriksaan darah yang bervariasi untuk mengukur kadar pada hormon tertentu.

PENGOBATAN

Obat-obatan kemungkinan menyebabkan rambut berlebihan tidak berlanjut sampai hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan. Jika kadar testosteron tinggi dipastikan sebagai penyebab, obat-obatan yang menyumbat efek tersebut, seperti spironolactone, flutamide, atau finasteride, bisa sangat membantu tetapi jarang digunakan.

Metode pengangkatan rambut untuk sementara termasuk pencukuran atau pengguntingan rambut. Meskipun pencukuran tidak membuat rambut tumbuh dengan lebih cepat, sebagaiman kadangkala dipikirkan., itu membuat rambut tampak lebih tebal. Cara umum sementara lainnya termasuk mencabut dan menggunakan wax, yang menarik keluar rambut hingga akar, dan menggunakan obat penghilang rambut (sediaan cairan dan krim), yang secara kimia mengangkat rambut pada permukaan. Krim eflornithine secara substansi memperlambat pertumbuhan rambut pada kebanyakan orang dan bisa mengurangi kebutuhan untuk mengangkat rambut secara manual. Pemutihan/bleaching rambut bisa menutupi rambut yang berlebihan jika tekstur rambut tipis.

Pengangkatan rambut permanen yang memerlukan folikel rambut untuk dihancurkan. Elektrolisis, dimana jarum listrik dimasukkan ke dalam setiap folikel rambut, menghancurkan folikel rambut dengan panas dan arus listrik. Berbagai pengobatan seringkali diperlukan, dan kebanyakan folikel seringkali bertahan karena prosedur, membiarkan rambut tumbuh kembali. Pengobatan laser menghancurkan beberapa folikel rambut, kebanyakan rambut segera tumbuh kembali.
 

Rambut yang Tumbuh Ke Dalam

Rambut yang keriting sehingga ujungnya menusuk kulit bisa menyebabkan peradangan (pseudofolliculitis barbae). Hal ini sangat sering terjadi dengan rambut pada janggut yang keriting, khususnya pada pria kulit hitam. Setiap rambut yang bertumbuh ke dalam mengakibatkan jerawat kecil, sedikit menyakitkan dengan rambut kelihatan mengeriting ke titik tumbuh.

DIAGNOSA

Dokter mendiagnosa keadaan tersebut dengan penampilan khasnya. Pengobatan meliputi menyisir keluar setiap ujung rambut yang tumbuh ke dalam pada kulit dengan ujung jarum atau penjepit tajam.

PENGOBATAN

Pengobatan pencegahan terbaik adalah menumbuhkan janggut : ketika rambut lebih panjang, mereka tidak keriting kembali dan menusuk kulit. Seorang pria yang tidak ingin memiliki janggut bisa menggunakan obat penghilang rambut (sebuah cairan atau krim buatan yang menghilangkan rambut yang tidak diinginkan) dibuat dari thioglycolate, meskipun seringkali melukai kulit. Orang yang harus bercukur harus bercukur pada arah yang sama dimana rambut tersebut tumbuh. Terus bercukur dengan berbagai pisau cukur harus dihindari. Orang yang terus mengalami masalah bisa melakukan terapi laser
 
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar